Konflik Adonara Timur: Kemensos Pasok Bantuan Logistik dan Imbau Warga Tahan Diri
astakom.com, Jakarta — Kementerian Sosial (Kemensos) bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik darurat bagi masyarakat terdampak konflik sosial antarwarga di Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Seluruh bantuan dikirimkan dari Gudang Sentra Effata Kupang menuju Dinas Sosial Kabupaten Flores Timur mulai Senin (20/07/2026).
Dikutip dari laman Kemensos, Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyampaikan dukacita mendalam atas jatuhnya korban jiwa dalam insiden bentrokan tersebut. Ia memastikan pemerintah pusat dan daerah terus berkoordinasi erat demi menjamin kebutuhan dasar seluruh warga terdampak dapat terpenuhi dengan cepat.
"Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Kementerian Sosial terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait agar penanganan terhadap warga terdampak berjalan cepat, tepat, dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan," ujar Mensos Gus Ipul melalui keterangan tertulis, Minggu (19/7/2026) malam.
Korban jiwa dan kerusakan material
Berdasarkan data pendataan, pertikaian sosial yang melibatkan warga Desa Narasoina dan Dusun Bele (Desa Waiburak) pada Sabtu (18/7/2026) tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia dan lima orang lainnya mengalami luka-luka.
Selain korban jiwa, bentrokan fisik juga memicu kerusakan material berupa 20 unit rumah warga, satu unit tempat usaha, serta satu unit kendaraan roda dua.
Rincian bantuan dan proses santunan
Guna meringankan beban para korban, Kemensos menyalurkan paket bantuan darurat yang terdiri dari:
- Makanan & Lauk Pauk: 200 paket makanan siap saji, 200 paket lauk pauk siap saji, dan 100 paket makanan anak.
- Perlengkapan Keluarga & Sandang: 50 paket family kit, 50 paket kidsware, dan 50 paket sandang dewasa.
- Perlengkapan Tidur & Tenda: 50 lembar kasur, 50 lembar selimut, serta 1 unit tenda serbaguna.
Saat ini, Pemkab Flores Timur tengah memproses penerbitan Surat Keterangan Tanggap Darurat (SKTD). Dinas Sosial setempat bersama aparat keamanan juga tengah memverifikasi data korban meninggal dunia dan luka-luka sebagai rujukan resmi pengajuan santunan ke Kemensos.
Imbauan menahan diri
Guna mencegah bentrokan susulan, unsur Forkopimda bersama personel gabungan TNI dan Polri telah disiagakan di lokasi untuk melakukan pengamanan serta mediasi persuasif. Mensos Gus Ipul mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menghentikan pertikaian dan mengedepankan dialog damai.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menahan diri, menjaga persaudaraan, dan mempercayakan penyelesaian persoalan kepada pemerintah dan aparat yang berwenang. Semoga situasi segera pulih sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman,” imbau Gus Ipul. (ACwan/aNs)
Gen Z Takeaway
Kemensos gercep turun tangan tangani konflik sosial di Flores Timur! Pascabentrokan warga di Adonara Timur yang memakan 3 korban jiwa dan merusak 20 rumah, Mensos Gus Ipul langsung menerjunkan tim buat ngirim bantuan logistik dari Kupang—mulai dari makanan siap saji, family kit, tempat tidur, sampai tenda darurat. Kemensos juga lagi memproses santunan buat keluarga korban. Gus Ipul mengimbau semua warga buat stay calm, nahan diri, dan nyerahin proses hukum sepenuhnya ke aparat TNI/Polri yang lagi berjaga di lokasi. Yuk, jaga perdamaian demi keamanan bersama!








