Investasi RI Tembus Rp1.010,6 T di Semester I-2026, Hilirisasi Jadi Magnet Investor!

Pewarta: Shintya
Editor: A. Cuwantoro
Minggu, 19 Juli 2026 | 09:00 WIB
Investasi RI Tembus Rp1.010,6 T di Semester I-2026, Hilirisasi Jadi Magnet Investor!
Investasi RI Tembus Rp1.010,6 T di Semester I-2026, Hilirisasi Jadi Magnet Investor! (Kemensetneg)

astakom.com, Jakarta - Realisasi investasi Indonesia di paruh pertama tahun 2026 lagi gacor-gacornya. Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) spill kalau angka investasi sepanjang Semester I-2026 sukses tembus ke angka Rp1.010,6 triliun.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani, nge-spill kalau capaian ini tumbuh 7,2 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Menariknya, aliran dana dari Penanaman Modal Asing (PMA) alias asing jadi kontributor paling dominan, ngalahin modal dari dalam negeri.

"Komitmen dari para investor untuk berinvestasi langsung di Indonesia atau Foreign Direct Investment ini masih in-line dengan target yang dicanangkan, yang kita set up oleh Bappenas untuk 2026 ini," kata Rosan dalam konferensi pers di Istana Negara, Jakarta baru baru ini, dikutip oleh astakom.com pada Sabtu (18/7/2026).

Amankan hampir setengah target tahunan

Performa investasi di enam bulan pertama ini benar-benar membanggakan. Rosan nekenin kalau angka Rp1.010,6 triliun itu udah setara dengan 49,5 persen dari total target investasi yang dipatok tahun ini. FYI, total target investasi sepanjang tahun 2026 sendiri dipasang di angka Rp2.041,3 triliun.

Kalau dibedah isinya, realisasi PMA emang lagi mendominasi banget dengan porsi Rp507,6 triliun (50,2 persen). Sementara itu, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) ngekor tipis di angka Rp502,9 triliun (49,8 persen).

Sebaran wilayah hampir merata

Kabar baiknya, penyebaran wilayah investasi di Indonesia sekarang makin merata dan nggak timpang. Wilayah Jawa dan luar Jawa punya persentase yang balance banget:

Wilayah Jawa, meraih Rp502,8 triliun (porsi 49,8 persen, tumbuh 7,7 persen).Luar Jawa, sedikit memimpin dengan Rp507,8 triliun (porsi 50,2 persen, tumbuh 6,7 persen).

Kalau ngomongin total kumulatif (gabungan PMA dan PMDN) per provinsi, DKI Jakarta masih jadi leader alias menempati posisi pertama dengan kontribusi 17,2 persen. Di posisi selanjutnya secara berurutan ada Jawa Barat Rp138,1 triliun, Jawa Timur Rp72,7 triliun, Sulawesi Tengah Rp68,7 triliun, dan Banten Rp66,3 triliun.

Tapi kalau khusus ngomongin PMA murni, daerah luar Jawa kaya Sulawesi Tengah, Maluku Utara, dan Kepulauan Riau sukses jadi primadona baru gara-gara potensi mineralnya yang overpowered (OP) atau lagi tinggi-tingginya.

Serapan modal sektor hilirisasi lagi hype

Nggak cuma itu, Rosan juga ngejelasin kalau realisasi investasi di sektor hilirisasi lagi hype di semester pertama ini. Hilirisasi menyumbang hampir 30 persen, tepatnya 29,7 persen dari total realisasi nasional, atau tumbuh 6,9 persen secara tahunan.

Sektor mineral masih jadi tulang punggung utama hilirisasi dengan modal masuk sebesar Rp206,5 triliun. Disusul oleh sektor perkebunan dan kehutanan (Rp54,4 triliun), minyak dan gas bumi (Rp35,4 triliun), serta sektor perikanan dan kelautan (Rp3,8 triliun).

Dongkrak ekonomi lokal

Dampak dari guyuran modal ribuan triliun ini jelas ngasih efek buat mendongkrak ekonomi warga lokal, terutama dalam membuka lapangan kerja baru yang masif.

"Dan ini target, sesuai dengan target kami, itu adalah 49,5 persen dari total target dalam satu tahun. Dan yang paling penting adalah kita bisa lihat di sini penyerapan tenaga kerjanya itu mencapai 1.448.862 orang, atau kurang lebih peningkatan 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya," kata Rosan.

Melihat tren positif ini, Rosan optimis banget kalau potensi investasi hilirisasi ke depannya bakal makin stunning, baik dari investor lokal maupun internasional.

"kita ketahui ada beberapa proyek hilirisasi yang dikerjakan juga oleh Danantara sehingga akan meningkatkan peran dari investasi di hilirisasi yang memang pada saat ini masih didominasi oleh bidang mineral kurang lebih mencapai Rp206,5 triliun," jelasnya.

Gen Z Takeaway

Investasi RI lagi on fire dengan realisasi tembus Rp1.010,6 triliun di Semester I-2026 atau hampir separuh target tahunan. Hilirisasi jadi magnet utama investor, terutama di sektor mineral. Efeknya, lebih dari 1,4 juta lapangan kerja berhasil tercipta dan optimisme investasi masih terus naik.

Danantara Hilirisasi realisasi investasi Investasi Investasi RI Semester I Menteri Investasi dan Hilirisasi

Infografis

Terkini