Haru! Presiden Prabowo Terima Surat dari Siswi di Nias Utara: Apresiasi Fasilitas Sekolah dan MBG

Pewarta: Alfian Tegar
Editor: Anri Syaiful
Senin, 22 Juni 2026 | 14:29 WIB
Haru! Presiden Prabowo Terima Surat dari Siswi di Nias Utara: Apresiasi Fasilitas Sekolah dan MBG
Nasya Losefa Zega (9), siswi di Nias Utara yang kirim surat ke Presiden Prabowo. [Dok. BPMI Setpres]

astakom.com, Jakarta — Sebuah momen yang vibes-nya bener-bener positif datang dari wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal), tepatnya di SDN 077279 Siofabanua, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara.

Seorang siswi kelas 3 SD bernama Nasya Losefa Zega (9) mendadak viral secara organik setelah nekat mengirimkan "Surat Cinta untuk Pak Presiden" yang ditujukan langsung kepada Presiden RI Prabowo Subianto.

Surat tulisan tangan yang super gemes tapi penuh makna ini diserahkan langsung oleh Nasya kepada Mendikdasmen, Abdul Mu'ti, saat sang menteri sedang melakukan kunjungan kerja ke desanya.

"Bagus sekali. Nanti surat ini akan saya sampaikan langsung kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto," ungkap Abdul Mu’ti, dikutip lewat siaran resmi BPMI Sekretariat Presiden di Jakarta, Senin (22/06/2026).

Dampak renovasi dan fasilitas digital

Dalam isi suratnya, Nasya flexing tipis-tipis soal kondisi sekolahnya sekarang yang sudah berubah total berkat renovasi dan fasilitas teknologi mutakhir dari pemerintah.

Ia bercerita kalau gaya belajarnya bersama teman-teman sekelas sekarang sudah naik level dan jauh lebih fun. Gimana enggak, sekolah mereka sekarang sudah dilengkapi dengan Papan Interaktif Digital (PID) alias Interactive Flat Panel (IFP) yang bikin suasana kelas jadi makin interaktif dan anti-membosankan.

"Terima kasih, Bapak Presiden. Sekolah kami sekarang sudah direnovasi dan kami belajar menggunakan Papan Interaktif Digital. Saya senang sekali bisa belajar bersama teman-teman," ujar Nasya dalam surat tersebut.

Program MBG berikan dampak nyata

Bukan cuma soal fasilitas digital, program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga jadi highlight utama yang paling ditunggu Nasya setiap harinya.

Menariknya, program pemenuhan gizi ini ternyata membawa multiplier effect yang tak terduga buat finansial pribadinya.

Nasya mengaku bisa melakukan financial healing kecil-kecilan karena uang saku yang biasanya habis untuk beli makan siang, kini bisa dialokasikan seutuhnya untuk ditabung demi membeli perlengkapan sekolah secara mandiri.

"Setiap hari kami menikmati makanan yang enak. Uang jajan yang biasanya saya gunakan untuk membeli makan siang sekarang bisa saya tabung untuk membeli perlengkapan sekolah," tutur Nasya.

Sebagai penutup, siswi ini nunjukkin attitude yang jempolan banget dengan minta maaf kalau suratnya dianggap overwhelming atau bikin repot Pak Presiden.

Nasya berkomitmen buat belajar tekun, respect sama guru, dan supportive ke teman-temannya. Menariknya, ia juga spill cita-cita mulianya yang pengen back to local roots jadi guru di desanya sendiri. (aLf/aNs)

Gen Z Takeaway

Kisah Nasya dari Nias Utara menunjukkan bahwa akses pendidikan yang lebih baik dan pemenuhan gizi dapat memberi dampak nyata bagi kehidupan anak-anak, bahkan hingga membangun semangat belajar dan meraih cita-cita. Dari sudut pandang generasi muda, cerita ini mengingatkan bahwa investasi pada pendidikan dan kesejahteraan anak bukan sekadar pembangunan fasilitas, tetapi juga membuka peluang untuk masa depan yang lebih cerah.

Presiden Prabowo Prabowo Subianto MBG IFP interactive flat panel Nias Utara

Infografis

Terkini