POV Qodari Jawab Demo Mahasiswa: Presiden Prabowo Udah Save Rp300 T & War Lawan Kebocoran APBN!

Editor: Anri Syaiful
Minggu, 14 Juni 2026 | 12:01 WIB
POV Qodari Jawab Demo Mahasiswa: Presiden Prabowo Udah Save Rp300 T & War Lawan Kebocoran APBN!
POV Qodari Jawab Demo Mahasiswa: Presiden Prabowo Udah Save Rp300 T & War Lawan Kebocoran APBN! [Bakom RI/prabowosubianto.com]

astakom.com, Jakarta – Pemerintah lagi mastiin banget kalau langkah yang diambil terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) adalah bagian dari efisiensi, biar belanja negara itu real tepat sasaran dan nggak clueless.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), Muhammad Qodari, menegaskan kalau pemerintah saat ini emang lagi fokus melakukan efisiensi APBN. Belanja negara dipastikan bakal tepat sasaran dan nggak bakal fumble.

Hal ini disampaikan Qodari buat merespons salah satu tuntutan aksi demo mahasiswa pada Jumat silam, 12 Juni 2026, yang nge-spill soal isu pemborosan APBN. Dia menegaskan kalau langkah penghematan itu sebenarnya udah jadi main character dalam kebijakan Presiden Prabowo Subianto sejak pertama kali menjabat.

“Mengenai tuntutan pertama, misalnya terkait pemborosan APBN, yang dilakukan oleh Pak Prabowo justru selama ini adalah menghentikan pemborosan di berbagai sektor,” kata Qodari melalui keterangannya, dikutip astakom.com pada Minggu (14/06/2026).

Era hemat anggaran: potong pos nggak penting, auto Cuan Rp300 Triliun

Qodari ngejelasin kalau di awal pemerintahannya, Presiden Prabowo langsung gerak cepat ngelakuin penghematan di berbagai pos belanja yang dinilai gak mendesak dan gak esensial alias cuma bikin bloated. Hasil dari kebijakan yang aesthetic secara finansial ini, pemerintah sukses menghemat anggaran negara sampai sekitar Rp300 triliun.

Gak cuma itu, Qodari juga negasin kalau Prabowo berada di garis terdepan alias frontliner dalam upaya menghentikan kebocoran anggaran yang selama ini bikin negara rugi bandar.

Salah satu langkah konkretnya adalah ngebentuk Danantara, sebuah instrumen keren buat memperkuat tata kelola aset dan kekayaan negara biar gak lost control.

“Jadi kalau soal kebocoran, Bapak Presiden adalah panglima paling depan. Panglima dalam melawan kebocoran. Karena itu, beliau harus didukung oleh teman-teman mahasiswa,” lanjutnya.

Pemerintah terbuka sama feedback mahasiswa, no salty!

Meski begitu, Qodari mengaku kalau tuntutan dan aspirasi yang dibawa sama anak-anak mahasiswa itu wajar banget dan sah-sah aja dalam sistem demokrasi. Menurutnya, pemerintah gak bakal reog dan tetap terbuka sama berbagai masukan dari masyarakat, terutama dari kalangan mahasiswa yang kritis.

“Tuntutan dari masyarakat, tuntutan dari mahasiswa tentu sangat wajar sebagai bagian dari proses dan sistem demokrasi. Tentu kita ingin mendengarkan masukan dan saran dari berbagai macam kelompok masyarakat, apalagi mahasiswa,” pungkas Kepala Bakom. (aNs)

Gen Z Takeaway

Gak usah overthink soal isu pemborosan APBN, guys, karena Presiden Prabowo aslinya emang main character yang lagi war lawan kebocoran anggaran! Kepala Bakom, Muhammad Qodari, nge-spill kalau pemerintah udah gerak cepat memotong pos belanja yang gak esensial sampai sukses save anggaran negara sekitar Rp300 triliun, salah satunya lewat instrumen keren bernama Danantara biar tata kelola aset gak lost control. Intinya, aksi demo mahasiswa kemarin disambut open-minded dan no salty sama pemerintah, tapi pak presiden emang udah jadi frontliner yang lagi nge-bikin keuangan negara makin aesthetic dan tepat sasaran tanpa bikin negara rugi bandar.

Presiden Prabowo Prabowo Subianto APBN Bakom RI Kepala Bakom M Qodari Demo

Infografis

Terkini