BMKG Spill 8-10 Juni 2026 Kemarau Mulai Memanas, Tapi Masih ada Hujan Lebat di Sejumlah Daerah

Pewarta: Dhea Vallerina Riyon
Editor: AR Purba
Senin, 8 Juni 2026 | 12:32 WIB
BMKG Spill 8-10 Juni 2026 Kemarau Mulai Memanas, Tapi Masih ada Hujan Lebat di Sejumlah Daerah
BMKG Spill 8-10 Juni 2026: Kemarau Mulai Jalan, Hujan Lebat Masih Mengintai Sejumlah Daerah (Ilustrasi/Pexels)

astakom.com, Jakarta - Musim kemarau mulai datang ke sejumlah wilayah Indonesia. Tapi jangan langsung berpikir hujan sudah selesai. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) justru mengeluarkan peringatan dini hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah daerah selama 8-10 Juni 2026.

Melansir unggahan resmi InfoBMKG pada Senin (8/6/2026), beberapa wilayah bahkan masuk kategori Siaga karena berpotensi diguyur hujan dengan intensitas tinggi. Risiko banjir, genangan, hingga longsor pun masih perlu diwaspadai dalam beberapa hari ke depan.

Kondisi ini sejalan dengan laporan cuaca mingguan BMKG periode 5-11 Juni 2026 yang menyebut musim kemarau mulai berlangsung secara bertahap di Indonesia. Meski begitu, peluang cuaca ekstrem belum benar-benar mereda sehingga hujan lebat masih berpotensi muncul di sejumlah wilayah.

Kemarau datang, hujan belum selesai

Melansir laman resmi BMKG pada Senin (8/6/2026), sebagian wilayah Indonesia mulai memasuki musim kemarau. Namun kondisi cuaca masih memungkinkan hujan turun di banyak daerah, bahkan dengan intensitas sedang hingga lebat.

Karena itu, BMKG mengingatkan masyarakat agar tidak lengah hanya karena beberapa daerah sudah mulai memasuki musim kemarau. Cuaca dalam beberapa hari ke depan masih cukup dinamis dan berpotensi berubah dengan cepat.

Dalam unggahan resminya, BMKG menyoroti adanya wilayah yang masuk kategori Waspada dan Siaga selama periode 8-10 Juni 2026. Kategori tersebut menjadi sinyal agar masyarakat lebih siap menghadapi potensi cuaca yang dapat memicu banjir, genangan, maupun longsor.

Sejumlah daerah masuk status siaga

Berdasarkan infografik resmi BMKG, Sumatra Utara dan Kepulauan Bangka Belitung menjadi wilayah yang masuk kategori Siaga pada 8 Juni 2026.

Kemudian pada 9 Juni 2026, status Siaga tercatat untuk Kalimantan Barat, khususnya Kabupaten Sintang. Sementara pada 10 Juni 2026, wilayah yang masuk kategori Siaga meliputi sejumlah daerah di Sumatra Utara, Kepulauan Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Selatan.

Dalam rincian yang dipublikasikan BMKG, beberapa daerah yang menjadi perhatian antara lain Medan, Binjai, Deli Serdang, Langkat, Sintang, Poso, hingga Bulukumba. Daerah-daerah tersebut berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat berdasarkan peringatan dini yang diterbitkan BMKG.

BMKG minta warga tetap waspada

Melalui keterangan unggahan resminya, BMKG menegaskan, "Kesiapsiagaan adalah kunci dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi dan cuaca ekstrem." dikutip pada Senin (8/6/2026).

BMKG juga meminta masyarakat untuk terus memantau perkembangan cuaca melalui kanal resmi BMKG maupun aplikasi InfoBMKG. Langkah ini dinilai penting untuk mengantisipasi risiko yang dapat muncul akibat hujan lebat, angin kencang, maupun cuaca ekstrem lainnya.

Selain potensi hujan lebat, BMKG turut mengeluarkan peringatan dini angin kencang di sejumlah wilayah selama periode 8-10 Juni 2026. Warga yang tinggal di daerah rawan bencana diimbau meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti informasi cuaca terbaru secara berkala.(deA/aRsp)

Gen Z Takeaway

Kalau kamu mengira musim kemarau berarti hujan sudah selesai, update terbaru BMKG menunjukkan kondisi yang berbeda. Kemarau memang mulai datang bertahap, tetapi hujan lebat hingga sangat lebat masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Indonesia. Jadi untuk beberapa hari ke depan, payung belum bisa benar-benar disimpan, dan update cuaca dari BMKG masih wajib dipantau.

Cuaca Panas Cuaca Ekstrem Cuaca Hari Ini perkiraan cuaca BMKG Perkiraan Cuaca BMKG

Infografis

Terkini