Presiden Prabowo Buka Jalur Impor Minyak Rusia Lewat Lemigas, Stok Energi RI Lebih Secure!
astakom.com, Jakarta - Di tengah kekhawatiran energi yang dialami global saat ini, Indonesia terus melakukan berbagai upaya supaya stok energi kita aman. Presiden Prabowo Subianto ngasih kewenangan kepada Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) buat melakukan impor minyak mentah.
Hal itu dilakukan buat mengamankan pasokan minyak dari Rusia dan sejumlah negara Afrika. Wakil Menteri Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM), Yuliot Tanjung bilang kalau penunjukan Lemigas sebagai importir punya dasar hukumnya.
Dasar hukum itu yakni tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 26 Tahun 2026, yang ngatur mekanisme tata niaga impor minyak mentah nasional. Lewat aturan baru itu, pengadaan impor minyak ke depannya nggak dilakuin lewat satu pintu, yaitu PT Pertamina (Persero).
"Ini ada ruang, jadi pengadaan itu melalui BLU (Badan Layanan Umum) di bidang energi. Pengaturan itu juga di dalam Perpres 26, ini sudah diatur," kata Yuliot di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, dikutip oleh astakom.com, pada Sabtu (30/5/2026).
Pertamina punya keterbatasan
Yuliot juga bilang kalau pemberian kewenangan kepada Lemigas selaku BLU di bawah Kementerian ESDM buat lakuin importasi minyak ini buat ngamanin pasokan di dalam negeri.
Dia juga bilang Pertamina punya keterbatasan buat pengadaan impor minyak dari negara-negara tertentu karena klausul di dalam obligasi perusahaan.
Dilakukan nggak bertentangan sama klausul
Maka dari itu, Indonesia bisa mengimpor minyak dari negara-negara kayak Rusia tanpa bertentangan atau menabrak klausul kontrak kepatuhan finansial Pertamina. Selain Rusia, Yuliot juga mengatakan kalau Lemigas juga merambah ke beberapa negara kayak Nigeria dan Angola.
"Itu pengadaan impor, ini bisa saja, kan pembicaraan dengan Rusia antar Presiden sudah berjalan. Kemudian, kita juga impor bisa dari negara lain, Nigeria, Angola dan beberapa negara lain supaya geraknya cepat," ungkapnya.
Impor 150 juta barel
Ditambah lagi, dia juga bilang bahwa saat ini pasokan minyak dunia lagi mengalami keterbatasan. Situasi ini membawa dampak terhadap Indonesia sebagai importir besar minyak untuk memenuhi permintaan domestik.
Fyi, sebelumnya Indonesia punya rencana buat melakukan impor minyak dari Rusia sebanyak 150 juta barel. Angka itu setara dengan separuh dari kebutuhan minyak nasional dalam setahun. Pengadaan minyak ini dalam rangka pemenuhan dalam negeri, tapi juga buat pemenuhan industri.(Shnty/aRsp)
Gen Z Takeaway
Indonesia lagi cari cara biar stok energi tetap aman di tengah supply minyak global yang makin ketat. Lewat aturan baru, Lemigas sekarang bisa impor minyak langsung dari Rusia, Nigeria, sampai Angola tanpa terkendala klausul obligasi Pertamina. Goal-nya simpel: pasokan dalam negeri tetap secure dan kebutuhan industri nggak terganggu.









