Plot Twist di Washington DC: Secret Service Tembak Mati Pria Bersenjata Dekat Gedung Putih

Editor: Anri Syaiful
Minggu, 24 Mei 2026 | 12:17 WIB
Plot Twist di Washington DC: Secret Service Tembak Mati Pria Bersenjata Dekat Gedung Putih
Seorang tersangka tewas usai melepaskan tembakan ke arah Secret Service dekat Gedung Putih, Washington DC, AS, Sabtu (23/05/2026) malam setempat. [Dok. whitehouse.gov]

astakom.com, Jakarta – Suasana di sekitar Gedung Putih, Washington DC, Amerika Serikat, mendadak mencekam dan chaos parah. Ini setelah seorang pria nekat melepaskan tembakan pada Sabtu (23/05/2026) malam waktu setempat.

Polisi langsung bergerak cepat memasang pita pembatas dan mengerahkan kendaraan taktis untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP).

Kronologi baku tembak yang bikin shock

Melansir dari BBC, baku tembak ini pecah di jalanan sekitar Gedung Putih setelah seorang tersangka melepaskan tembakan ke arah agen Secret Service. Kejadiannya diperkirakan terjadi sekitar pukul 18.00 waktu setempat (23.00 GMT).

Saking gawatnya situasi, para jurnalis yang sedang bertugas di Gedung Putih sampai harus lari kocar-kacir mencari tempat perlindungan.

Pihak Dinas Rahasia AS (Secret Service) langsung memberikan rilis resmi terkait kronologi lengkap insiden ini. Berdasarkan pernyataan mereka, terduga pelaku tiba-tiba mengeluarkan senjata api dari dalam tasnya di area sekitar Jalan 17 dan Pennsylvania Avenue, lalu menembaki para agen secara membabi buta.

Merespons aksi berbahaya tersebut, agen Secret Service langsung mengambil tindakan tegas terukur dengan membalas tembakan hingga mengenai tersangka. Dia sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

Korban salah sasaran dan identitas tersangka

Nahasnya, insiden ini juga memakan korban salah sasaran. Dinas Rahasia mengonfirmasi bahwa ada seorang warga sipil yang terkena peluru nyasar, meski detail mengenai kondisinya saat ini belum diungkap secara rinci. Di sisi lain, dipastikan tidak ada agen Secret Service yang terluka dalam baku tembak ini.

Menurut laporan dari CBS, tersangka diketahui bernama Nasire Best, seorang pemuda usia 21 tahun. Ternyata, sosok Best ini sudah tidak asing lagi bagi pihak Secret Service.

Sebuah sumber membocorkan bahwa Best sempat ditangkap pada Juli 2025 lalu karena mencoba menerobos masuk ke Gedung Putih, hingga akhirnya ia harus dikirim ke fasilitas psikiatri.

Detik-detik menegangkan dan kondisi Presiden Trump

Ketegangan di lokasi kejadian sempat terekam secara tidak sengaja oleh koresponden ABC News, Selina Wang, yang saat itu sedang membuat konten untuk media sosialnya. Melalui akun X pribadinya, ia membagikan kengerian suara rentetan senjata tersebut.

"Suara tembakan terdengar seperti puluhan kali letusan," tulisnya di platform X.

Lantas, bagaimana dengan kondisi orang nomor satu di AS? Saat insiden itu terjadi, Presiden Donald Trump dilaporkan sedang berada di dalam Gedung Putih.

Namun, Secret Service memastikan bahwa Trump sama sekali tidak terdampak. Trump tetap aman, dan dalam perlindungan super ketat.

Pascakejadian, aparat keamanan langsung lockdown total akses menuju lokasi di pusat kota Washington DC. Tak tanggung-tanggung, pasukan Garda Nasional juga ikut diterjunkan ke lapangan demi menjaga keamanan ekstra di area sekitar Gedung Putih. (aNs)

Gen Z Takeaway

Plot twist banget, tadi malem area sekitar Gedung Putih langsung chaos parah dan mencekam abis setelah cowok umur 21 tahun bernama Nasire Best—yang ternyata punya riwayat ODGJ dan pernah keciduk mau nerobos tahun lalu—nekat spill peluru alias nembakin Secret Service secara membabi buta. Untungnya, agen di sana langsung gercep counter-attack pake tindakan tegas terukur sampe si pelaku game over, sementara Presiden Trump dipastikan aman sentosa dalam perlindungan super ketat meskipun sempet ada satu warga sipil yang apes kena peluru nyasar.

Penembakan di Gedung Putih Amerika Serikat Secret Service Donald Trump

Infografis

Terkini