Seskab Teddy Bertemu CEO GoTo, Dorong Peningkatan Pendapatan Driver Ojol

Pewarta: Alfian Tegar
Editor: Anri Syaiful
Sabtu, 23 Mei 2026 | 14:16 WIB
Seskab Teddy Bertemu CEO GoTo, Dorong Peningkatan Pendapatan Driver Ojol
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menerima CEO GoTo, Hans Patuwo, di kantor Sekretariat Kabinet [Sekretariat Kabinet]

astakom.com, JakartaSekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya, baru aja menggelar pertemuan late-night vibes bareng CEO GoTo, Hans Patuwo, di Kantor Sekretariat Kabinet, kemarin malam (22/05/2026).

Pertemuan ini jadi bukti kalau pemerintah lagi all-in memperkuat kolaborasi bareng pelaku usaha digital demi nge-bosting kesejahteraan para driver ojol di Indonesia agar makin solid.

Dalam obrolan yang insightful tersebut, Hans Patuwo nge-spill data kalau ekosistem Gojek saat ini punya sekitar 800 ribu sampai 1 juta pengemudi aktif yang tersebar di seluruh Indonesia.

Gak cuma itu, kalau dihitung secara historis sejak awal mengudara, total driver yang pernah join platform ini sudah menyentuh angka 3 juta orang, baik yang statusnya hustle paruh waktu maupun yang sudah log out.

Dukung kebijakan Presiden Prabowo

Menariknya, pihak Gojek langsung gaspol menunjukkan komitmen mereka buat ngedukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam menaikkan income para pengemudi.

Langkah konkret yang lagi digodok pun gak main-main, yaitu mendongkrak porsi bagi hasil pendapatan driver dari yang awalnya cuma 80 persen, kini level up menjadi 92 persen di setiap transaksi.

“Disampaikan pula komitmen Gojek untuk mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan pendapatan pengemudi, dari 80% menjadi 92% dari setiap transaksi,” ujar Teddy dalam keterangannya melalui Instagram resmi @sekretariat.kabinet.

Koordinasi pemerintah-pelaku usaha

Biar gak jadi isu yang problematic, pemerintah dan pelaku usaha terus berkoordinasi demi hunting solusi paling win-win solution.

Targetnya jelas, kebijakan baru ini harus bener-bener berpihak pada kesejahteraan pengemudi, tapi di sisi lain juga tetap menjaga ekosistem bisnis digital biar tetap sehat dan gak burnout.

“Saat ini, pemerintah dan pelaku usaha terus berkoordinasi untuk mencari solusi terbaik yang berpihak kepada para pengemudi, sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem usaha agar tetap sehat dan berkembang,” tutur Teddy.

Presiden Prabowo Subianto sendiri menegaskan kalau urusan kesejahteraan driver ojol ini wajib jalan seiringan dengan kelangsungan bisnis yang fair dan berkelanjutan. Menurutnya, pihak aplikator juga tetep butuh dapet untung yang wajar biar bisa terus berkembang, survive, dan sharing manfaat ekonomi yang lebih luas buat masyarakat. (aLf/aNs)

Gen Z Takeaway

Pertemuan Seskab Teddy Indra Wijaya dan CEO GoTo Hans Patuwo nunjukin pemerintah lagi serius cari formula yang lebih fair buat driver ojol dan ekosistem digital. Rencana kenaikan porsi pendapatan driver jadi 92 persen jadi sinyal bahwa kesejahteraan mitra mulai diprioritaskan, tapi tetap dibarengi upaya menjaga bisnis aplikator tetap sehat supaya ekosistem ekonomi digital bisa terus tumbuh berkelanjutan.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya GoTo Hans Patuwo

Infografis

Terkini