Kawasan Pedestrian Malioboro Menuju Penataan Berkelanjutan
astakom.com, Yogyakarta - Sejumlah masyarakat dan wisatawan berjalan di kawasan pedestrian Malioboro, Yogyakarta, Selasa Siang(10/2). Sepanjang jalan dapat ditemukan berbagai toko yang menjual beraneka ragam pakaian, makanan, dan oleh-oleh khas kota Yogyakarta. Kawasan ini menjadi destinasi utama bagi para wisatawan karena mudah dijangkau dengan berbagai moda transportasi umum. Malioboro dirancang sebagai kawasan pusat perekonomian dan kebudayaan di Kota Yogyakarta sepanjang 1,5 kilometer.
Malioboro ditargetkan menjadi kawasan pedestrian penuh (full pedestrian) pada tahun 2026 sebagai langkah strategis Pemda DIY dalam penataan ruang publik yang berkelanjutan, peningkatan kenyamanan pejalan kaki, serta pengurangan emisi di kawasan inti perkotaan. Penataan difokuskan pada perbaikan ruas-ruas jalan di sekitar Malioboro atau sirip-sirip kawasan yang akan menampung pergerakan lalu lintas ketika pembatasan kendaraan diterapkan.












