Target Terbit Akhir Agustus, Perpres Ojol Atur Potongan Aplikator - Transparansi Pendapatan Driver
Perpres Ojol ditargetkan terbit akhir Agustus, atur potongan aplikator hingga transparansi pendapatan driver.
Perpres Ojol ditargetkan terbit akhir Agustus, atur potongan aplikator hingga transparansi pendapatan driver.
Perpres Ojol ditargetkan terbit paling lambat awal September 2026, mencakup tarif penumpang, kirim barang dan makanan, serta pembinaan driver.
Pemerintah dan DPR RI telah memfinalisasi pembahasan Peraturan Presiden (Perpres) yang cakupannya bukan cuma soal antar-jemput penumpang.
Perpres Ojol dikebut dan ditargetkan terbit sebelum 17 Agustus. Tinggal 2 pasal difinalisasi, driver ojol bakal resmi berstatus UMKM dan dapat berbagai benefit.
Perpres 27/2026 membatasi potongan aplikasi ojol maksimal 8% mulai 1 Juli 2026. Pengemudi berpotensi menerima 92% tarif perjalanan.
Mulai 1 Juli 2026, komisi ojol turun jadi 8 persen. DPR, GoTo, dan Grab sepakat terapkan skema baru 8:92 untuk kesejahteraan driver.
Presiden Prabowo Subianto pangkas komisi ojol jadi 8%. GoTo siap ikut aturan, driver diharap makin sejahtera tanpa tarif GoRide naik.
Pemerintah cut komisi ojol, max 8% biar driver lebih cuan. Danantara masuk ke GOTO PT Gojek Tokopedia Tbk buat push ekosistem fair. BPJS&THR driver jadi concern
Rencana pemerintah yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto untuk memangkas potongan aplikator ojek online dari 20% menjadi 8% dapat lampu hijau dari Senayan.
Perpres 27/2026 pangkas komisi aplikasi jadi 8%, ojol terima 92% pendapatan plus jaminan sosial. Grab Indonesia dukung kebijakan ini.