Sri Mulyani Janji Tutup Semua Celah Kebocoran Penerimaan Negara
Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati menegaskan komitmennya untuk menutup semua celah-celah kebocoran pada penerimaan negara, termasuk penerimaan pajak.
Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati menegaskan komitmennya untuk menutup semua celah-celah kebocoran pada penerimaan negara, termasuk penerimaan pajak.
Pemerintah menegaskan komitmennya menggunakan dana pajak untuk tujuan mulia, yakni membangun masa depan anak-anak kurang mampu di Indonesia melalui program sekolah rakyat.
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mendorong penguatan sistem pertukaran data secara otomatis dan reguler untuk mendukung optimalisasi penerimaan negara, khususnya penerimaan pajak yang lebih berkualitas.
Presiden Prabowo Subianto telah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 68/2025, yang secara spesifik memerintahkan pengembangan sistem pemungutan pajak atas transaksi digital luar negeri.
Pemerintah mendorong para pelaku usaha yang menjadi wajib pajak (WP) untuk memanfaatkan berbagai skema fasilitas pajak yang ada, termasuk supertax deduction yang kini tengah berjalan.
Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati membuka ruang diskusi dengan ekonom legendaris Amerika Serikat, Dr. Arthur B. Laffer dalam pertemuan yang berlangsung pada Rabu (19/6) siang.
Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menggandeng Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Optimalisasi Penerimaan Negara Polri untuk meningkatkan penerimaan pajak dari aktivitas ekonomi tersembunyi atau shadow economy.
Dirjen Pajak, Bimo Wijayanto mengungkapkan sejumlah strategi yang akan ditempuh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk meningkatkan rasio perpajakan (tax ratio) nasional.
Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati mendesak Ditjen Pajak (DJP) untuk segera membereskan berbagai masalah dalam sistem administrasi perpajakan inti atau coretax system yang diluncurkan sejak awal 2025.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta semua jajarannya, utamanya yang bertugas di Ditjen Pajak (DJP) dan Ditjen Bea dan Cukai (DJBC) untuk bersungguh- sungguh dalam menjalankan tugas.