Hasil Serie A: AS Roma Pesta Gol 5-2 di Kandang Udinese
astakom.com, Jakarta — AS Roma membawa pulang tiga poin penuh secara meyakinkan usai menggasak tuan rumah Udinese dalam lanjutan giornata ke-10 Liga Italia (Serie A) 2026/2027. Bertanding di Bluenergy Stadium, Udine, Minggu (1/11/2026) dini hari WIB, skuad berjuluk I Lupi tersebut berpesta gol dengan skor mencolok 5-2, setelah menggelontorkan empat gol tanpa ampun sejak paruh pertama laga.
Kemenangan impresif ini mengukuhkan posisi armada asuhan Gian Piero Gasperini di peringkat ketiga klasemen sementara Serie A dengan torehan 24 poin dari sepuluh pertandingan. Hasil ini sekaligus memanaskan persaingan perburuan scudetto, di mana Roma kini hanya terpaut satu angka dari pemuncak klasemen Inter Milan dan Lazio yang sama-sama mengemas 25 poin. Sebaliknya, kekalahan telak ini semakin membenamkan Udinese di peringkat ke-19 zona degradasi dengan koleksi lima poin, memperpanjang catatan kelam tanpa kemenangan dalam delapan laga beruntun.
Gelontoran empat gol kilat Giallorossi di babak pertama
AS Roma langsung mendikte jalannya pertandingan sejak menit awal dengan tempo serangan cepat. Laga baru berjalan sepuluh menit, tim tamu sudah berhasil membuka keunggulan. Berawal dari penetrasi Wesley di sisi kiri, ia melepaskan umpan silang akurat yang disambar tandukan bertenaga Bryan Cristante untuk menaklukkan kiper Udinese, Maduka Okoye.
Dominasi Giallorossi semakin nyata memasuki pertengahan babak. Pada menit ke-31, Cristante berganti peran menjadi kreator dengan menyodorkan umpan matang kepada Rodrigo Mora, yang langsung menuntaskannya lewat sepakan dingin untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Hanya berselang dua menit, tepatnya pada menit ke-33, jala gawang Udinese kembali bergetar. Melalui skema umpan panjang terukur dari Mario Hermoso, bola dikontrol apik oleh Matias Soule sebelum disodorkan kepada Donyell Malen. Penyerang asal Belanda tersebut tanpa cela menaklukkan Okoye di tiang dekat, membawa Roma melesat unggul 3-0.
Pesta gol tim ibu kota di babak pertama disempurnakan pada menit ke-37. Berawal dari eksekusi sepak pojok ciamik yang dilepaskan Matias Soule, Evan Ndicka melompat tinggi dan menanduk bola masuk ke gawang lawan, memastikan keunggulan telak 4-0 bagi Roma bertahan hingga jeda turun minum.
Perlawanan tuan rumah dan gol penutup Daniele Ghilardi
Memasuki paruh kedua, Udinese mencoba merespons demi menyelamatkan muka di depan pendukung sendiri. Tuan rumah berhasil memperkecil ketertinggalan pada menit ke-51. Tembakan spekulasi Lennon Miller dari luar kotak penalti sempat membentur Daniele Ghilardi, menyulitkan kiper Pierluigi Gollini. Bola muntah yang lepas langsung disambar oleh mantan pemain Roma, Nicolo Zaniolo, untuk mengubah kedudukan menjadi 1-4.
Udinese sempat membuka asa untuk memperketat jarak pada menit ke-78 lewat aksi Matteo Palma. Memanfaatkan umpan lambung Christian Kabasele ke jantung pertahanan, Palma melepaskan tendangan voli first-time yang merobek jala gawang Gollini dan memperkecil skor menjadi 2-4.
Namun, harapan kebangkitan Udinese langsung dikubur Roma pada masa injury time. Tepat pada menit ke-90+2, menerima operan lambung dari Santiago Castro, Daniele Ghilardi yang berdiri bebas di sisi kanan kotak penalti mengontrol bola dengan dada secara tenang sebelum melepaskan tembakan voli keras yang menghujam gawang lawan. Gol tersebut resmi mengunci kemenangan telak 5-2 bagi armada Gian Piero Gasperini hingga peluit panjang berbunyi.
Susunan pemain
- Udinese: Okoye; Abankwah, Kabasele, Palma; Vojvoda, Karlstrom (Jovanovic 82'), Miller, Kamara (Arizala 82'); Zaniolo (Piotrowski 67'), Ekkelenkamp (Chakvetadze 56'), Davis (Gomez 56').
- Roma: Gollini; Ghilardi, Ndicka, Hermoso (Koulierakis 84'); Molina, Cristante, De Roon, Wesley (Rensch 79'): Soule (Mancini 79'), Mora (Pisilli 59'); Malen (Castro 59'). (ACwan/aNs)
Gen Z Takeaway
Gasperini-ball bener-bener gak ada obat pas main di markas Udinese! Roma langsung mode pembantai di babak pertama lewat empat gol kilat kreasi Cristante, Mora, Malen, dan Ndicka yang bikin lini belakang lawan mati kutu. Zaniolo sempat kasih gol hiburan buat sang mantan, tapi tendangan voli dingin Daniele Ghilardi di injury time resmi nutup pesta dengan skor 5-2. Kemenangan tandang rasa flexing ini bikin Roma nguntit ketat Inter dan Lazio dengan selisih cuma satu poin, perebutan scudetto Serie A musim ini resmi makin liar!









