Kemenkeu Bikin Sistem AI Terintegrasi Coretax, Kekayaan Crazy Rich Bakal Terpantau!

Penulis: Shintya
Editor: Anri Syaiful
Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:03 WIB
Kemenkeu Bikin Sistem AI Terintegrasi Coretax, Kekayaan Crazy Rich Bakal Terpantau!
Kemenkeu Bikin Sistem AI Terintegrasi Coretax, Kekayaan Crazy Rich Bakal Terpantau! [Dok. Kemenkeu]

astakom.com, Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) lagi bikin sistem perpajakan super canggih berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Sistem baru ini dirancang khusus buat merangkum profil orang-orang super kaya alias ultra high net worth individual (UHNWI).

Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi pemerintah dalam memperketat pengawasan terhadap lalu lintas kekayaan para crazy rich di RI.

Wakil Menteri Keuangan, Nurkholisoh Ibnu Aman, nge-spill kalau skema ini disiapin supaya Direktorat Jenderal Pajak (DJP) punya akses data kekayaan UHNWI yang makin clear dan lengkap.

Tujuannya simpel tapi krusial, yaitu memastikan kewajiban pajak yang dibayarkan benar-benar sepadan sama profil aset yang mereka punya.

Lacak transaksi jumbo secara real-time

Integrasi data aset warga kelas atas ini dinilai udah urgent banget nih soalnya kepemilikan modal UHNWI terbilang rumit, penuh gurita bisnis, dan bisa berpindah tangan dalam sekejap.

Lewat teknologi baru yang lagi dimatangkan Kemenkeu ini, nantinya sistem dan pemerintah bis punya kemampuan membaca pergerakan transaksi bernilai jumbo dari berbagai entitas terafiliasi tanpa perlu menanti pelaporan Surat Pemberitahuan Pajak (SPT) Tahunan.

"Kami sedang mengembangkan dasbor yang menampilkan profil individu tersebut, keluarganya, kepemilikan perusahaan, aset-aset mereka, dan bagaimana keterhubungan satu sama lain. Melalui penambahan AI yang mendeteksi aksi korporasi seperti merger, akuisisi, atau penjualan saham, petugas pajak dapat melihat perubahan kekayaan secara real-time, bukan setahun atau dua tahun kemudian," kata Nurkholisoh dalam Forum The 7th Belt and Road Initiative Tax Administration Cooperation Forum (BRITACOF) di Jakarta, dikutip astakom.com pada Selasa (13/10/2026).

Masuk tahap akhir

Nurkholisoh nge-spill kalau peranti AI yang sekarang udah masuk tahap finishing ini di-setting buat memindai berita media serta keterbukaan informasi korporasi secara otomatis. Setiap kali instrumen intelijen menemukan aksi permodalan, sistem bakal auto update estimasi nilai portofolio wajib pajak di dasbor.

Nurkholisoh juga bilang sistem ini buat pemerintah, dan pemanfaatan data tingkat tingginya berguna banget buat menegakkan keadilan berusaha, mempermudah urusan wajib pajak (WP) yang patuh, sekaligus mengarahkan pemeriksaan secara presisi ke titik risiko penghindaran pajak.

Semuanya terkoneksi

Nggak cuma itu, fondasi sistem pengawasan modern ini terhubung langsung dengan Coretax, pembaruan sistem administrasi perpajakan yang jadi saluran tunggal layanan fiskal nasional sejak diluncurkan pada Januari 2025.

Meski puluhan juta WP dan petugas sempat mengalami fase penyesuaian di awal, penyatuan kanal pendaftaran, faktur, pembayaran, hingga SPT terbukti mendongkrak efisiensi secara drastis.

"Tahun ini lebih dari 13,5 juta SPT Tahunan telah dilaporkan melalui Coretax dan sebagian besar telah terisi otomatis (pre-filled) dengan data dari pemberi kerja maupun perbankan. Sistem ini telah membantu memperluas basis pajak sekitar 2 juta wajib pajak, membuktikan bahwa kemajuan teknologi harus dibarengi SDM yang cakap, regulasi jelas, dan kepercayaan publik," katanya.

Sebelum membidik profil para crazy rich, metode analitis serupa sebenarnya sudah diuji coba pada rantai industri kelapa sawit. Pemerintah pake machine learning buat merapikan beragam deskripsi faktur pajak elektronik, lalu melacak alur tandan buah segar dari kebun ke pabrik guna membandingkan kewajaran volume produksi dengan omzet riil. Ke depan, formula ini bakal diekspansi ke berbagai sektor usaha lainnya.

Mitigasi pajak bocor

Keberhasilan digitalisasi administrasi fiskal domestik ini pun diboyong ke panggung internasional lewat Belt and Road Initiative Tax Administration Cooperation Mechanism (BRITACŌM) demi meminimalisir kebocoran pajak lintas negara.

"Melalui forum BRITACŌM dengan tema Smart Taxation, Shared Prosperity, kami berharap kita dapat saling belajar, berbagi pengalaman praktis, dan memperkuat administrasi perpajakan bersama. Tujuan utama kita adalah membangun sistem perpajakan yang lebih efektif, responsif, dan tepercaya," ujarnya. (Shnty/aNs)

Gen Z Takeaway

Kemenkeu lagi mengembangkan sistem berbasis AI buat memantau profil kekayaan para crazy rich di Indonesia, mulai dari aset, kepemilikan perusahaan, sampai perubahan portofolio akibat merger dan akuisisi. Sistem ini bakal terintegrasi dengan Coretax agar pengawasan pajak makin akurat tanpa harus menunggu laporan tahunan. Teknologi ini juga diharapkan membantu DJP mendeteksi potensi penghindaran pajak secara lebih tepat sasaran. Ke depannya, pendekatan serupa bakal diperluas ke berbagai sektor usaha demi menciptakan sistem perpajakan yang lebih transparan dan adil.

kemenkeu Nurkholisoh Ibnu Aman wamenkeu Crazy Rich pajak Coretax Sistem digital Coretax

Infografis

Terkini