TNI AD Siapkan Penataan Personel ke Enam Kodam Baru Secara Bertahap
astakom.com, Jakarta - Penataan dan pemindahan prajurit ke enam markas komando daerah militer (kodam) anyar dipastikan bakal berjalan secara bertahap oleh TNI Angkatan Darat (AD).
"Untuk personel, pengisian organisasi dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan dengan tetap memperhatikan kompetensi dan kemampuan masing-masing personel," ujar Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.
Fokus kualitas SDM
Penyebaran SDM di setiap markas utama, menurut Donny, harus mengedepankan standar kualitas yang mumpuni demi mendongkrak efektivitas pengawasan serta stabilitas keamanan daerah secara maksimal.
Penempatan prajurit berprestasi ini bakal disesuaikan persis dengan kapabilitas individual mereka, sehingga meminimalisasi risiko bentrok jobdesk atau redundansi tugas di internal organisasi.
Siapkan fasilitas penunjang
Tak cuma urusan penataan prajurit, TNI AD pun berkomitmen menyiapkan infrastruktur hingga sarana penunjang yang memadai demi menyokong efektivitas kerja operasional di lapangan.
"Untuk sarana prasarana dan personel, penataannya dilaksanakan secara bertahap, terukur, dan disesuaikan dengan kebutuhan organisasi serta prioritas operasional," terang dia.
Peresmian oleh Presiden Prabowo
Melansir astakom.com, sebelumnya Presiden Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan 204 satuan baru TNI, termasuk enam kodam anyar, dalam upacara peringatan HUT Ke-81 TNI yang berlangsung di Lapangan PRIMA Mabes TNI, Jakarta, Senin.
"Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, pada pagi hari ini, Senin, 5 Oktober 2026, dengan rahmat Tuhan Yang Maha Besar, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini meresmikan 204 satuan baru TNI," kata Presiden.
Rincian dari 204 satuan baru tersebut meliputi:
- 6 Komando Daerah Militer (Kodam)
- 30 Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan
- 150 Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan
- 3 Batalyon Bantuan Tempur
Selain itu, TNI Angkatan Laut menambah 1 brigade dan 4 batalyon Marinir. Sementara itu, TNI Angkatan Udara memperkuat armadanya dengan menambah 10 satuan baru, mulai dari Divisi II Pasukan Gerak Cepat hingga unit radar. (aLf/RaM)
Gen Z Takeaway
Penataan enam Kodam anyar tidak dilakukan secara instan. TNI AD memilih skema bertahap dengan menempatkan prajurit sesuai kompetensi, sekaligus menyiapkan infrastruktur dan sarana pendukung agar perluasan organisasi tetap efektif, terukur, dan on track dengan kebutuhan pertahanan daerah.








