Sinergi Polri-AFP di Bali, Sepakat Gebuk Kejahatan Transnasional dalam SOM ke-14

Editor: Henni Rachma Sari
Jumat, 25 September 2026 | 19:09 WIB
Sinergi Polri-AFP di Bali, Sepakat Gebuk Kejahatan Transnasional dalam SOM ke-14
Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bersama Australian Federal Police (AFP). [Dok. Humas Polri]

Sinergi Polri-AFP di Bali, Sepakat Gebuk Kejahatan Transnasional dalam SOM ke-14

astakom.com, Jakarta — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bersama Australian Federal Police (AFP)kembali mempertegas komitmen sinergi mereka dalam memberantas berbagai ancaman kejahatan lintas negara. Komitmen ini dimatangkan melalui ajang The 14th Senior Officers Meeting (SOM) yang digelar di Merusaka Hotel, Kabupaten Badung, Bali, dikutip Jumat (25/09/2026).

Pertemuan tahunan yang rutin diselenggarakan sejak 2011 ini berfungsi sebagai ruang evaluasi strategis sekaligus wadah penyusunan prioritas bersama. Melalui SOM ke-14, kedua institusi menatap perkembangan dinamika kejahatan transnasional yang kini kian kompleks dan adaptif.

Fokus pada 9 Bidang Kerja Sama Prioritas

Dalam perhelatan SOM ke-14 kali ini, Polri dan AFP secara khusus menyepakati 9 bidang prioritas kerja sama, yang mencakup:

  1. Penanggulangan terorisme 
  2. Penyelundupan manusia 
  3. Eksploitasi manusia 
  4. Kejahatan terorganisasi 
  5. Kejahatan siber (cybercrime) 
  6. Pemberantasan korupsi 
  7. Bidang forensik 
  8. Peningkatan kapasitas bersama 
  9. Penguatan upaya pengejaran buronan 

Guna mengimbangi modus kejahatan modern, Kapolri menekankan krusialnya penguatan pertukaran informasi, investigasi bersama, penegakan hukum lintas yurisdiksi, pelacakan aset beserta transaksi digital, hingga peningkatan kapasitas personel.

Penguatan JCLEC dan Penandatanganan Kesepakatan Strategis

Agenda SOM ke-14 juga dirangkaikan dengan JCLEC Board of Patrons Meeting. Lembaga pelatihan bersama ini mencatatkan rekam jejak impresif: sejak didirikan pada 3 Juli 2004 hingga Agustus 2026, JCLEC telah melatih lebih dari 53.091 personel penegak hukum dari berbagai negara.

Selain itu, momen ini diwarnai penandatanganan Circular Resolution 31, pembahasan 2026 SOM Outcomes, serta penetapan rencana kerja lewat INP-AFP People Smuggling Cooperation Program Work Plan. Kesepakatan ini dirancang demi mempertajam koordinasi, akselerasi pertukaran data, dan kapasitas teknis penanganan kasus penyelundupan manusia.

Pertemuan Bilateral: Bahas Buronan hingga Akreditasi Diplomasi

Di sela acara, Kapolri turut menggelar pertemuan bilateral khusus dengan Commissioner of AFP Krissy Barrett. Pertemuan tingkat tinggi ini membahas sejumlah isu mendesak, seperti mekanisme perburuan buronan dari kedua negara, peluang ekspansi kerja sama Polri-AFP, hingga urusan akreditasi diplomatik bagi para Liaison Officer AFP yang bertugas di Indonesia.

Kapolri menggarisbawahi bahwasanya keamanan Indonesia dan Australia tidak dapat dipisahkan. Kerja sama taktis melalui operasi bersama dan penegakan hukum lintas batas diharapkan mampu memberi jaminan perlindungan bagi warga kedua negara, sekaligus menjaga stabilitas kawasan Indo-Pasifik.

Seluruh rangkaian kegiatan SOM ke-14 ini ditutup secara hangat melalui Official Dinner, memperkuat fondasi kemitraan, rasa saling percaya, dan persahabatan antar-kedua kepolisian. (RaM)

Gen Z Takeaway

Polri sama AFP baru aja bikin power move di Bali lewat gelaran SOM ke-14 buat makin solid ngebabat 9 bidang kejahatan transnasional, mulai dari cybercrime, terorisme, korupsi, sampai urusan buronan antarnegara; nggak cuma bahas strategi, Kapolri dan Commissioner AFP Krissy Barrett juga stay focuseddalam perburuan buronan plus optimasi JCLEC yang udah sukses melatih 53 ribu lebih penegak hukum global. Lewat penandatanganan kesepakatan anyar dan official dinner di akhir acara, kedua pihak makin menegaskan kalau keamanan Indonesia–Australia itu udah satu paket demi menjaga stabilitas kawasan Indo-Pasifik tetap safe and sound.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Kerjasama Bilateral Australian Federal Police (AFP)

Infografis

Terkini