Pimpin Klasemen MotoGP 2026: Marc Marquez Sapu Bersih Defisit 102 Poin
astakom.com, Jakarta — Marc Marquez kembali mengukir tinta emas dalam sejarah MotoGP! Tampil luar biasa di Sirkuit Misano, pembalap bernomor start 93 dari tim Ducati Lenovo tersebut sukses menyamai poin Jorge Martin (Aprilia Racing) di puncak klasemen sementara—bahkan berhak mengkudeta posisi teratas berkat keunggulan jumlah kemenangan.
Padahal, baru tujuh seri lalu Marc Marquez tertinggal hingga 102 poin dari pimpinan klasemen. Kini, jika The Baby Alien berhasil mengunci gelar juara dunia di akhir musim 2026, ia resmi memecahkan rekor comeback poin terbesar sepanjang sejarah MotoGP—melampaui rekor milik rekan setimnya, Francesco Bagnaia, saat bangkit dari defisit 91 poin atas Fabio Quartararo pada 2022 lalu.
Perjalanan bangkit dari cedera hingga panen kemenangan
Misi comeback fantastis ini bermula dari momen pahit di Le Mans, ketika kecelakaan di Tikungan 13 membuat Marquez menderita patah tulang metatarsal kelima dan terpaksa absen. Setelah memantau seri Catalunya dari rumah dan hanya finish di P7 saat comeback di GP Italia, titik balik performanya meledak di Balaton Park.
Semenjak kemenangan perdana musim 2026 di Balaton Park usai duel sengit melawan Pedro Acosta, Marquez tampil makin kesetanan dengan melibas empat kemenangan beruntun di Brno, Sachsenring, Aragon, hingga Misano! Total 102 poin berhasil disapu bersih dalam tujuh seri terakhir.
"Dulu gak ada peluang, sekarang peluang itu ada. Memang akhir pekan ini rasanya super bagus; saya menjalani akhir pekan dengan perasaan bebas dan santai. Mentalitas dan pikiran saya mengalir begitu saja, dan saya sangat yakin dengan apa yang saya butuhkan untuk bisa melaju kencang," ungkap Marc Marquez, dikutip dari laman MotoGP.
Pujian dari Davide Tardozzi
Manajer Tim Ducati Lenovo, Davide Tardozzi, turut memberikan pujian setinggi langit sekaligus mewanti-wanti persaingan yang masih panjang:
"Saya pikir di Misano ini, Marc menunjukkan siapa dirinya yang sebenarnya. Tapi di sisi lain, kita tahu masih ada delapan balapan tersisa. Masih banyak poin yang diperebutkan, dan kami sangat mengenal lawan-lawan kami, jadi kami harus tetap fokus balapan demi balapan dan mencoba mengumpulkan poin sebanyak mungkin."
"Kami memang punya pengalaman (dalam perburuan gelar), tapi saya rasa Marc punya pengalaman yang lebih banyak dari kami. Jadi kami percaya penuh pada Marc dalam situasi apa pun," tambah Tardozzi. (ACwan/aNs)
Gen Z Takeaway
Comeback teredan sepanjang sejarah MotoGP! Sempat tertinggal 102 poin gara-gara cedera, Marc Marquez ngamuk cetak 5 kemenangan di 7 seri terakhir sampai berhasil samai poin Jorge Martin di puncak klasemen. Menyisakan 8 seri lagi, trofi Juara Dunia kedelapan udah melambai-lambai depan mata!









