Laskar Gerindra Kuningan Harus Peka Keresahan Warga, Jangan Cuma Bangga Pakai Seragam!

Editor: Anri Syaiful
Minggu, 13 September 2026 | 23:31 WIB
Laskar Gerindra Kuningan Harus Peka Keresahan Warga, Jangan Cuma Bangga Pakai Seragam!
Laskar Gerindra Kuningan Harus Peka Keresahan Warga, Jangan Cuma Bangga Pakai Seragam! [Dok. Partai Gerindra]

Reporter Usman

astakom.com, Jakarta – Keberadaan kader dan organisasi sayap partai di tingkat akar rumput memegang peranan krusial bagi keberlangsungan partai politik. Hal tersebut menjadi sorotan utama Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi Gerindra, Tina Wiryawati, saat bertemu dengan Laskar Gerindra Kuningan di Desa Puncak, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, Minggu (13/09/2026).

Dalam konsolidasi tersebut, Tina mendorong Laskar Gerindra Kuningan tidak sekadar tampil sebagai kekuatan politik formal. Lebih dari itu, para anggota laskar diharapkan mampu menjadi garda terdepan yang responsif dalam membaca serta memberikan solusi atas berbagai keresahan masyarakat di lingkungan masing-masing.

Apresiasi konsistensi perjuangan kader akar rumput

Perhatian konsisten yang ditunjukkan Tina Wiryawati mendapat sambutan positif dari internal partai. Perwakilan DPC Partai Gerindra Kuningan, Bambang Harimurti, menyampaikan apresiasi atas komitmen legislator dari Daerah Pemilihan Jawa Barat XIII (Kuningan, Ciamis, Banjar, dan Pangandaran) tersebut yang senantiasa memprioritaskan peran kader di tingkat bawah.

“Kami memberikan apresiasi luar biasa kepada Bunda Tina atas atensinya kepada teman-teman Laskar Gerindra Kuningan. Bunda sebagai anggota dewan provinsi mempunyai perhatian lebih dan bahkan memprioritaskan teman-teman laskar,” ujar Bambang.

Bambang menegaskan bahwa upaya membesarkan partai memerlukan konsistensi dan pemeliharaan semangat perjuangan. Ia juga menyinggung rekam jejak Tina yang dinilai penuh loyalitas saat menjalankan penugasan partai di luar Pulau Jawa pada masa lalu.

“Beliau pernah maju di Sumatera, berdarah-darah demi membesarkan partai. Tujuannya satu, bagaimana perjuangan kita mengantarkan Pak Prabowo (Prabowo Subianto) menjadi pemimpin di republik ini,” katanya.

Ia pun mengajak seluruh elemen laskar untuk memanfaatkan saluran komunikasi yang ada demi membantu persoalan warga. “Kalau ada keresahan warga sekitar, mari kita bantu melalui akses yang kita punya di partai. Kita bersama-sama berjuang dan membesarkan Partai Gerindra,” tegas Bambang.

Politik sebagai pengabdian dan kerja nyata

Menanggapi hal tersebut, Tina Wiryawati yang juga menjabat sebagai Wasekjen DPP Partai Gerindra menegaskan bahwa Laskar Gerindra merupakan bagian integral dari keluarga besar partai yang berhadapan langsung dengan realitas sosial.

“Saya ini wakil dari teman-teman semua di DPRD provinsi. Saya juga Wasekjen DPP Partai Gerindra. Artinya, kita ini keluarga besar,” kata Tina, dalam keterangan tertulis, dikonfirmasi astakom.com, Minggu (13/09/2026).

Ia mengingatkan bahwa kedekatan fisik dengan masyarakat akar rumput membawa konsekuensi moral untuk lebih peka. “Laskar itu ada di akar rumput. Maka harus bisa peka terhadap keresahan sesama di lingkungan sekitar,” ujarnya.

Menurut Tina, esensi berpartai terletak pada kontribusi nyata bagi masyarakat, bukan sekadar memburu jabatan atau kepentingan personal. “Saya ingin berbuat untuk masyarakat sesuai dengan apa yang saya mampu dan saya bisa. Kalau tidak berjuang, mana mungkin kita bisa membantu masyarakat,” tegasnya.

Untuk menggambarkan makna dedikasi, Tina membagikan pengalamannya saat diutus partai membina wilayah Bangka Belitung serta saat maju sebagai calon anggota DPR RI pada Pemilu 2014.

“Saya ditempatkan partai di Bangka Belitung. Saya tidak kenal dan tidak tahu siapa-siapa, tetapi saya datangi setiap PAC. Itu membutuhkan perjuangan. Saya harus menggunakan pesawat untuk ke sana,” ungkapnya.

“Saya tahu kalah, tetapi saya tetap menjalankan perintah partai. Karena kalau kita mengatakan berjuang, artinya kita harus memahami situasi di tempat perjuangan kita,” lanjut Tina.

Penekanan pengorbanan dan manfaat sosial

Di akhir arahannya, Tina meluruskan persepsi keliru mengenai aktivitas politik. Ia menegaskan bahwa menjadi bagian dari partai politik menuntut pengorbanan sumber daya, bukan ajang untuk mencari keuntungan finansial.

“Kalau sekadar masuk partai untuk memperkaya diri, dari mana? Kita bekerja mungkin dibayar, tetapi masuk partai tidak dibayar. Justru kita keluar uang dan itu tidak sedikit,” ujarnya.

Oleh karena itu, ia meminta seluruh anggota Laskar Gerindra untuk memvalidasi identitas mereka melalui aksi nyata di lapangan.

“Jangan hanya bangga memakai seragam laskar kalau tidak bisa memberikan manfaat di lingkungan kita. Walaupun manfaatnya kecil, tetap harus ada manfaat yang bisa kita berikan,” tandas Tina. (Usm/aNs)

Gen Z Takeaway

Gengs, Bunda Tina Wiryawati—legislator Jabar sekaligus Wasekjen DPP Gerindra—lagi ngasih remind keras ke Laskar Gerindra Kuningan pas agenda konsolidasi di Desa Puncak biar nggak cuma sekadar bangga "fito" pamer seragam ("Jangan hanya bangga memakai seragam laskar kalau tidak bisa memberikan manfaat di lingkungan kita..."), tapi wajib real action jadi garda terdepan yang peka dan langsung handle keresahan warga akar rumput; doi juga ngingetin kalau terjun ke politik itu murni wadah pengabdian ("Kalau sekadar masuk partai untuk memperkaya diri, dari mana? Kita bekerja mungkin dibayar, tetapi masuk partai tidak dibayar"), yang nuntut loyalitas totalitas tanpa nyari cuan pribadi.

Gerindra Kader Gerindra Laskar Gerindra Kuningan

Infografis

Terkini