Sah! DPR Setujui Sarjito Jadi Kepala Eksekutif BMKS OJK

Penulis: Shintya
Editor: ⁠Henni Rachma Sari
Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:00 WIB
Sah! DPR Setujui Sarjito Jadi Kepala Eksekutif BMKS OJK
Sah! DPR Setujui Sarjito Jadi Kepala Eksekutif BMKS OJK (Tangkapan layar YouTube DPR MPR RI)

astakom.com, Jakarta - Rapat Paripurna DPR RI resmi menyetujui Sarjito sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk periode 2026-2031.

Pengesahan itu dilakukan setelah menerima Laporan Komisi XI DPR RI yang dibacakan oleh Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Dolfie Othniel Frederic Palit di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, pada Kamis (27/08/2026).

Sebelumnya Sarjito telah melalui serangkaian test uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test). Sarjito juga merupakan calon tunggal untuk mengisi jabatan ini yang diusulkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

"Menyetujui Saudara Sarjito sebagai calon Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Dewan Komisioner OJK terpilih periode 2026-2031," kata Dolfie saat membacakan laporan Komisi XI DPR RI, dikutip astakom.com pada Kamis (27/08/2026).

Sebelumnya, M. Sarjito, dalam menjalankan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) bersama DPR RI, pada Senin (24/08/2026) menilai  bahwa Indonesia memegang peran yang sangat vital dalam rantai pasok mineral dan komoditas strategis dunia.

Namun, besarnya angka produksi nasional tersebut dinilai belum sepenuhnya terefleksikan secara optimal dalam kontribusi sektor pertambangan dan penggalian terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Ia ngespill kalau kontribusi sektor pertambangan dan penggalian terhadap PDB Indonesia sempat menembus 12,22 persen pada tahun 2022. Akan tetapi, capaian tersebut justru terus mengalami penurunan secara konsisten dalam tiga tahun setelahnya.

Angka kontribusinya tercatat menyusut menjadi 10,52 persen pada 2023, kembali meluncur ke 9,15 persen pada 2024, hingga terkikis ke level 8,75 persen pada 2025. Fenomena ini terasa agak janggal mengingat potensi sumber daya alam yang melimpah ruah di tanah air.

"Potensi kontribusi sektor mineral terhadap PDB sangat besar. Bisa kita lihat bersama bahwa mineral yang ada di Indonesia, terutama nikel, kita nomor 1 di dunia. Timah kita nomor dua, kobalt kita cukup besar, dan batu bara terbesar setelah China," Kata Sarjito dalam Paparan Fit and Proper Test bersama Komisi XI DPR RI, dikutip dari astakom.com pada Kamis (27/08/2026). (Shnty/RaM)

Gen Z Takeaway

Sarjito resmi disetujui DPR jadi Kepala Eksekutif Pengawas BMKS OJK periode 2026–2031. Ia bakal punya PR besar mengoptimalkan potensi mineral strategis Indonesia, yang selama ini belum sebanding dengan kontribusinya ke PDB.

Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Otoritas Jasa Keuangan (OJK) OJK DPR M Sarjito

Infografis

Terkini