Danantara Spill Target Proyek PSEL Bekasi: Sampah Suplai Listrik ke 55 Ribu Rumah!
astakom.com, Jakarta - Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara nge-spill target proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Kota Bekasi. Nggak main-main, proyek ini di-plot buat ngebantu nyuplai kebutuhan listrik hijau ke 55.000 rumah warga setempat.
Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Patria Sjahrir, ngejelasin kalau PSEL Kota Bekasi ini ditujukan bukan cuma untuk nyelesaiin drama sampah yang numpuk, tapi juga murni buat menghadirkan energi hijau yang berdampak nyata.
"Dari sisi energi, inisiatif ini akan menghasilkan energi hijau yang dapat menyuplai kebutuhan 55.000 rumah masyarakat Kota Bekasi," kata Pandu di acara peresmian PSEL Kota Bekasi, dikutip astakom.com pada Kamis (26/8/2026).
Investasi Rp3 triliun
Proyek dengan nilai investasi sekitar Rp3 triliun ini menyuguhkan berbagai dampak positif. Selain bikin energi bersih, PSEL Kota Bekasi ditargetkan sanggup mengolah lebih dari 500.000 ton sampah per tahun, alias nge-cover sekitar 70 persen dari total timbunan sampah terolah di Bekasi.
Pandu juga bilang kalau langkah ini adalah komitmen Danantara buat nge-jalanin mandat pengolahan sampah jadi listrik secara terstruktur dan profesional.
Seleksi ketat
Biar dapet mitra yang bener-bener serius bisa bekerja sama ngehandle sampah, Danantara ngelakuin kurasi dengan ketat terhadap enam konsorsium yang ngirim proposal. Dari situ, cuma dua konsorsium yang berhasil lolos dan masuk ke tahap negosiasi pada Januari hingga Februari 2026.
"Ini menunjukkan adanya proses penyaringan yang selektif dan menekankan prinsip kehati-hatian," katanya.
Abis seleksi ketat itu, Danantara langsung menandatangani Joint Venture Agreement (JVA) pada Maret 2026 dan lanjut Perjanjian Kerja Sama (PKS) pada April 2026. Proyek ini lalu diresmikan dan ditetapkan jadi Proyek Strategis Nasional pada Mei 2026.
Pada Rabu (26/8/2026), proyek ini mencapai tahap penting yakni penandatanganan perjanjian jual beli listrik. Menurut Pandu, momen ini menandai kalau proyek udah ready buat ngebawa solusi pengolahan sampah terintegrasi di Bekasi.
Impact positif ke lingkungan
Nggak cuma memperkuat pasokan listrik, proyek ini juga ngasih dampak positif buat lingkungan, diantaranya:
Penurunan Emisi TPA: Emisi sampah dari TPA bakal dipangkas sampai 80 persen.
Reduksi Karbon: Mengurangi emisi karbon sekitar 640.000 ton setara CO2 per tahun.
Hemat Lahan: Kebutuhan lahan tempat pembuangan akhir hemat sampai 90 persen.
Loker Hijau: Membuka sekitar 1.000 lapangan kerja hijau baru buat warga.
Gen Z Takeaway
Proyek PSEL Bekasi nggak cuma beresin drama sampah, tapi juga diproyeksi jadi sumber energi hijau buat 55 ribu rumah. Dengan investasi sekitar Rp3 triliun, proyek ini ditargetkan mengolah lebih dari 500 ribu ton sampah per tahun, memangkas emisi TPA hingga 80%, mengurangi karbon 640 ribu ton CO₂e, menghemat lahan 90%, sekaligus membuka sekitar 1.000 loker hijau.








