Topan Saudel Terjang Jepang: Okinawa & Amami Siaga Longsor-Banjir
astakom.com, Jakarta – Topan Saudel terpantau meluncur ke arah barat melintasi Laut China Timur pada Rabu (26/8/2026). Pergerakan ini terjadi tepat setelah badai dahsyat tersebut menerjang wilayah Okinawa dan deretan pulau terpencil di bagian barat daya Jepang.
Ancaman tanah longsor sampai banjir
Masyarakat setempat pun di remind ekstra waspada atas ancaman tanah longsor, banjir bandang, hingga meluapnya air sungai di kawasan dataran rendah akibat paparan hujan lebat, gelombang tinggi, serta terpaan angin kencang.
Meskipun wilayah Amami dan Okinawa secara teknis dilaporkan sudah keluar dari zona badai utama, gumpalan awan hujan tebal rupanya masih ada di atas langit kawasan tersebut.
Potensi hujan dan angin kencang
Melansir dari NHK News pada Rabu, (26/8/2026) dalam kurun waktu 24 jam sampai Kamis siang, potensi intensitas curah hujan diproyeksikan mencapai 120 milimeter di Prefektur Okinawa serta 100 milimeter di kawasan Amami, Prefektur Kagoshima.
Hembusan angin kencang pun diprediksi masih berlanjut. Kecepatan angin maksimum berpotensi menyentuh angka 83 kilometer per jam dengan hembusan kuat sampai 126 kilometer per jam di wilayah Amami dan Okinawa.
Tak cuma itu, gelombang laut ekstrem setinggi 7 meter berpotensi menghantam perairan Prefektur Okinawa, sementara di kawasan Amami tinggi gelombang diperkirakan mencapai 6 meter.
Rekor kecepatan angin
Sejak Selasa sampai Rabu, amukan angin yang sangat dahsyat melanda wilayah Amami serta pulau utama Okinawa.
Kecepatan angin maksimum yang sangat ekstrem tercatat mencapai 196 kilometer per jam di Kota Amagi, Prefektur Kagoshima, tepat usai pukul 19.00 malam pada hari Selasa.
Sementara itu, dalam rentang waktu 3 jam hingga pukul 11.00 pagi hari Rabu, kecepatan angin maksimum tercatat berada di angka 108 kilometer per jam di Kota Uruma dan 90 kilometer per jam di Kota Naha, Prefektur Okinawa.
Bahaya hujan ekstrem dan longsor
Guyuran hujan super lebat juga memicu situasi kritis di wilayah Amami. Curah hujan sebesar 101 milimeter mengguyur Kota Tokunoshima, Prefektur Kagoshima, hanya dalam tempo satu jam hingga pukul 23.00 malam pada hari Selasa. Kondisi ini membuat badan meteorologi setempat langsung merilis peringatan darurat setelah mengonfirmasi terbentuknya gugusan awan hujan lebat.
Di Kota Amagi, Prefektur Kagoshima, akumulasi curah hujan selama 24 jam sampai pukul 11.00 pagi hari Rabu menembus angka 237 milimeter. Jumlah ini bahkan resmi melampaui rata-rata curah hujan bulanan kota tersebut untuk sepanjang bulan Agustus.
Dampaknya, peringatan darurat tanah longsor langsung diberlakukan di sejumlah kawasan Amami pada pukul 11.45 pagi hari Rabu.
Gen Z Takeaway
Cuaca lagi super unpredictable! Meski Topan Saudel udah geser dari Okinawa dan Amami, sisa gumpalan awan hujan plus terpaan angin kencang masih bikin dua kawasan di Jepang ini berada di status siaga 1. Kombinasi curah hujan yang resmi nembus rekor bulanan dan gelombang laut setinggi 7 meter bikin ancaman banjir bandang sampai tanah longsor makin riil, so stay safe buat yang lagi ada di sana!









