ASEAN Update: Siklon Tropis Hantam Filipina, 380 Ribu Warga Terdampak, 6 Meninggal Dunia!
astakom.com, Jakarta – Cuaca ekstrem di Filipina lagi bener-bener runyam. Dampak dari peningkatan monsun barat daya dan siklon tropis dirasakan langsung oleh lebih dari 380.000 penduduk yang tersebar di 8 wilayah di Filipina, sebagaimana dilaporkan oleh media pemerintah pada Minggu (09/08/2026).
Ratusan ribu warga terdampak
Berdasarkan laporan Philippine News Agency yang mengutip Dewan Nasional Pengurangan Risiko Bencana dan Manajemen, total 382.000 orang atau sekitar 110.000 keluarga di 8 wilayah harus menanggung dampak berat dari kombinasi efek monsun barat daya (habagat) yang meningkat baru-baru ini serta terjangan siklon tropis Luis dan Maymay.
Duka dampak cuaca ekstrem
Melansir dari laporan Anadolu Ajansi pada Minggu (9/8/2026), jumlah korban jiwa tercatat tetap sebanyak 6 orang, sementara 7 warga lainnya mengalami luka-luka.
Longsor hancurkan rumah
Goncangan cuaca buruk ini juga merusak setidaknya 148 rumah, dengan rincian 138 rumah mengalami rusak sebagian dan 10 rumah hancur total.
Menurut laporan resmi yang dirilis, 2 dari korban meninggal dunia disebabkan oleh tanah longsor akibat hujan deras, 2 korban akibat longsoran batu, dan 2 korban sisanya meninggal karena tenggelam serta tersengat listrik.
Ribuan mengungsi
Untuk menangani para pengungsi, dewan terkait mengonfirmasi kalau sebanyak 86 pusat evakuasi telah diaktifkan. Tempat-tempat penampungan ini menampung sekitar 2.200 keluarga atau setara 7.300 orang. Sementara itu, sebanyak 1.132 keluarga lainnya (sekitar 3.700 orang) memilih untuk bertahan atau mengungsi di luar pusat evakuasi resmi. (nAD/aNs)
Gen Z Takeaway
Krisis iklim itu riil dan efeknya makin bikin ngeri, bro! Bencana di Filipina ini jadi reminder keras buat kita kalau cuaca ekstrem makin nggak terprediksi, jadi jangan pernah sepelekan peringatan cuaca dan selalu siap siaga pas situasi darurat biar aman.








