Update Insentif EV: Menko Perekonomian Spill Fokus ke Mobil dan Motor Listrik Nasional
astakom.com, Jakarta - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto akhirnya ngespill soal arah kebijakan insentif kendaraan listrik atau electric vehicle/EV nanti. Menko Airlangga bilang kalau insentif itu akan menyasar pada kategori mobil listrik nasional maupun motor listrik nasional.
"Itu (insentif) nanti kita lihat dikaitkan dengan mobil nasional atau motor nasional," kata Airlangga saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, dikutip astakom.com pada Selasa (28/07/2026).
Meski begitu, Airlangga juga menjelaskan opsi untuk insentif kendaraan di luar kategori mobil listrik nasional maupun motor listrik nasional tidak akan masuk dalam skema penerima bantuan dari pemerintah.
"Mobil dan motor elektrik nasional," katanya.
Jadwalnya belum fix
Airlangga juga belum membeberkan jadwal pasti buat realisasikan kebijakan itu. Jadi belum bisa dipastiin kebijakan itu berlaku pada Agustus 2026 atau ditunda.
Tapi, pemerintah sempat menargetkan penyaluran insentif kendaraan listrik mulai berlaku pada Agustus 2026, atau beberapa hari lagi.
Sebelumnya, dikutip dari astakom.com, pemerintah merencanakan menerapkan subsidi sebesar Rp5 juta buat motor listrik dan fasilitas diskon PPN buat mobil listrik.
Insentif Rp5 juta
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan tahap awal insentif disiapkan untuk kuota 200.000 unit kendaraan listrik, yang terbagi rata masing-masing 100.000 unit untuk motor dan mobil listrik.
"Kira-kira untuk mobil listrik akan kita kasih berapa? 100.000 subsidi pertama. Kalau habis kita kasih lagi. Motor listrik juga sama. 100 ribu pertama kita akan kasih. Berapa? Rp 5 juta," kata Purbaya, dikutip dari astakom.com pada Selasa (28/7/2026).
Teknis penyaluran akan diumukan bareng Kemenperin
Mengenai mekanisme teknis penyalurannya, Purbaya menyampaikan bahwa detail aturan masih disempurnakan dan nantinya diumumkan secara resmi oleh Kementerian Perindustrian bersama Kemenko Perekonomian.
"Nanti skemanya Menteri Perindustrian akan menjelaskan seperti apa, nanti juga Menteri Perekonomian menjelaskan seperti apa," ungkap Purbaya. (Shnty/aNs)
Gen Z Takeaway
Insentif kendaraan listrik makin clear, tapi fokusnya bakal buat mobil dan motor listrik nasional. Pemerintah siapin kuota awal 200 ribu unit, sementara skema teknisnya masih di-finalize bareng Kemenperin dan Kemenko Perekonomian. Jadi, Agustus masih jadi target, tapi belum fix diumumin.









