Spill Strategi Ketahanan Energi, Bahlil: 45.000 Sumur Tua Bakal Dioptimalkan
astakom.com, Jakarta - Pemerintah terus gaspol mengamankan stok energi dan mencari berbagai alternatif menuju energi hijau yang lebih ramah lingkungan dan sustainable.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia nge-spill kalau sekarang pemerintah ngga cuma ngepush peningkatan ketersediaan BBM lewat eksplorasi di cekungan dan blok-blok minyak baru. Tetapi, pemerintah juga terus mengoptimalisasi produksi dari sumur-sumur tua dengan dukungan teknologi.
"Sumur-sumur tua yang kita miliki akan kita intervensi dengan teknologi selain itu Presiden juga meminta untuk dikelola secara profesional dan tidak boleh ada pelanggaran atau dijual di tempat produksi dari sumur-sumur tua kita yang berjumlah 45.000 sumur tersebut," kata Bahlil dalam keterangan tertulis, dikutip astakom.com pada Senin (21/09/2026).
Tingkatkan produksi minyak nasional
Bahlil Lahadalia nge-spill optimalisasi produksi dari sumur tua jadi salah satu movement yang disiapkan pemerintah untuk meningkatkan produksi minyak nasional. Dalam pelaksanaannya, pemerintah juga nge-push banget di aspek pengelolaan profesional terhadap sumber daya yang tersedia.
Kebutuhan energi nasional ini terus menjadi sorotan penting pemerintah di tengah perubahan kondisi geopolitik global. Setelah meluncurkan mandatory B50 yang bikin pemerintah mengurangi ketergantungan impor solar jenis CN48, sekarang pemerintah mulai menyusun langkah pengembangan program E50 buat memperkuat pemenuhan kebutuhan bahan bakar minyak dari dalam negeri.
Menyusun program E50
Arahan penyusunan program E50 ini juga sempet disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Paripurna Dewan Energi Nasional (DEN) pertama tahun 2026 yang berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis silam (17/09/2026).
Di sidang itu, Presiden Prabowo selaku Ketua DEN membahas arah kebijakan dan ketahanan energi nasional. Bahlil bilang kalau pemerintah mendapatkan arahan untuk mempelajari keberhasilan program B50 dan menerapkan langkah serupa dalam penyusunan program E50.
Arahan terapin E50
"Kami mendapat arahan langsung dari Bapak Presiden untuk mempelajari kesuksesan B50 dan menerapkannya untuk E50. Dan Bapak Presiden tadi memerintahkan untuk segera menyusun langkah-langkah yang sama untuk kita membangun E50," ujar Bahlil.
Bahlil bilang kalau kebijakan itu diarahkan buat memperkuat kemampuan Indonesia dalam memenuhi kebutuhan BBM dari dalam negeri. Diketahui, saat ini konsumsi solar nasional disebut mencapai sekitar 39 juta kiloliter per tahun, sedangkan konsumsi bensin berada pada kisaran 39 hingga 40 juta kiloliter per tahun. (Shnty/aNs)
Gen Z Takeaway
Pemerintah lagi gaspol cari cara biar energi Indonesia makin mandiri dan nggak terlalu bergantung impor. Bahlil bilang sekitar 45.000 sumur tua bakal dioptimalkan dengan teknologi supaya produksinya makin maksimal, sambil memastikan pengelolaannya profesional dan nggak ada penyimpangan. Setelah B50 sukses menekan ketergantungan impor solar, pemerintah kini mulai nyusun program E50 untuk memperkuat pasokan bensin dari dalam negeri. Arahan ini datang langsung dari Presiden Prabowo dalam Sidang Paripurna DEN, dengan target besar: kebutuhan BBM nasional makin bisa dipenuhi dari sumber domestik.









