Presiden Prabowo Apresiasi Polri Mampu Sinergi Jaga Stabilitas Nasional dan Keamanan Masyarakat

Pewarta: Alfian Tegar
Editor: Anri Syaiful
Rabu, 1 Juli 2026 | 19:49 WIB
Presiden Prabowo Apresiasi Polri Mampu Sinergi Jaga Stabilitas Nasional dan Keamanan Masyarakat
Presiden Prabowo Subianto memimpin Upacara Parade Puncak Hari Bhayangkara ke-80, di Lapangan Satuan Latihan Korbrimob, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026). [Tim Media Presiden]

astakom.com, JakartaPresiden Prabowo Subianto baru saja memberikan statement penting dalam perayaan Hari Bhayangkara ke-80 di Lapangan Satuan Latihan Korps Brimob, Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (01/07/2026).

Dalam amanatnya, Presiden Prabowo melakukan redefinisi terhadap makna keamanan nasional. Menurutnya, vibes aman yang hakiki itu nggak cuma sekadar absennya tindak kriminal, melainkan bagaimana negara hadir untuk menjamin masyarakat bisa menjalani daily life dan beraktivitas dengan tenang tanpa rasa waswas.

“Keamanan tidak hanya berarti tidak adanya kejahatan. Keamanan berarti rakyat leluasa bekerja, petani berani menanam, nelayan berani melaut, pengusaha berani investasi, guru tenang mengajar, anak-anak tenang belajar, dan masyarakat dapat beribadah dengan damai sesuai agama dan kepercayaan masing-masing dalam suasana yang rukun, dalam suasana penuh toleransi,” ungkap Presiden Prabowo.

Presiden juga sangat bersyukur karena stabilitas nasional kita sejauh ini masih terbilang solid. Bagi Presiden Prabowo, keamanan yang terjaga ini adalah modal utama alias key factor bagi Indonesia untuk terus melangkah menuju target negara maju dan sejahtera.

Terus maju singkirkan hambatan

Ia juga menegaskan bahwa segala bentuk hambatan yang mencoba menyetop kebangkitan bangsa dipastikan bakal gagal, mengingat Indonesia punya potensi besar dan resource yang luar biasa tangguh.

“Memang setiap bangsa Indonesia akan bangkit, selalu ada usaha-usaha untuk menghambat, bahkan untuk mengganjal kebangkitan bangsa Indonesia. Tapi bangsa Indonesia sangat besar, sangat kuat, punya modal yang sangat besar, sehingga percayalah bangsa kita akan bangkit,” jelas Presiden Prabowo.

Apresiasi sinergitas Polri dengan lainnya

Apresiasi tinggi juga diberikan kepada Polri yang sukses membangun sinergi bersama TNI, kementerian, Pemda, hingga BUMN. Kerja sama epic ini dinilai berhasil memberikan rasa aman bagi jutaan warga saat momentum mudik dan libur nasional.

Dampak positifnya pun sangat real, mulai dari kualitas pelayanan publik yang makin naik kelas hingga angka kecelakaan lalu lintas yang berhasil ditekan secara signifikan.

“Keberhasilan seperti ini menunjukkan bahwa negara hadir setiap saat rakyat memerlukan,” terang Presiden.

Tantangan yang makin kompleks

Namun, di balik rentetan prestasi tersebut, Presiden mengingatkan agar semua pihak tidak cepat puas karena tantangan ke depan bakal makin complex.

Dinamika geopolitik global dan perkembangan teknologi yang super cepat menuntut aparat untuk terus adaptif dan menolak stagnan.

“Tantangan kita tidak makin ringan. Dunia penuh konflik dan ketegangan. Perang di satu belahan bumi berpengaruh kepada kita. Kejahatan pun makin canggih dan terus berubah. Ancaman berubah, teknologi dapat juga dipakai dengan maksud-maksud yang jahat. Dengan demikian, cara kerja kita juga harus menyesuaikan,” tegas Presiden Prabowo.

Perjuangan aparat masih panjang

Berbagai ancaman seperti judi daring, peredaran narkoba, kejahatan siber, hingga white-collar crime alias kejahatan kerah putih harus terus masuk dalam watchlist utama yang wajib diwaspadasi.

Presiden Prabowo menggarisbawahi hard truth yang sedang dihadapi bangsa saat ini. Ia mengingatkan bahwa masalah kemiskinan yang masih menjerat sebagian masyarakat tidak lepas dari domino effect praktik korupsi dan ekonomi ilegal seperti penyelundupan.

Oleh karena itu, perjuangan aparat dipastikan masih panjang, dan komitmen untuk memberantas para pelaku kejahatan ekonomi tersebut harus tetap konsisten dilakukan tanpa ampun demi masa depan Indonesia yang lebih clear.

“Rakyat kita masih menderita kemiskinan. Dan kemiskinan ini adalah akibat langsung dari korupsi, dari penyelundupan, dan dari kegiatan-kegiatan ekonomi ilegal. Karena itu tantangan saudara, tantangan kita semua masih besar dan masih banyak,” tutur Presiden Prabowo. (aLf/aNs)

Gen Z Takeaway

Presiden Prabowo menegaskan bahwa keamanan sejati bukan hanya soal minimnya kejahatan, tetapi tentang hadirnya negara yang membuat masyarakat bisa bekerja, belajar, beribadah, dan berusaha dengan tenang. Di tengah tantangan global, kejahatan digital, hingga korupsi, ia mengingatkan pentingnya sinergi dan kemampuan aparat untuk terus beradaptasi agar stabilitas tetap terjaga dan pembangunan bisa berjalan berkelanjutan.

Presiden Prabowo Prabowo Subianto Upacara HUT ke-80 Bhayangkara Hari Bhayangkara ke-80 HUTke-80 Bhayangkara Polri

Infografis

Terkini