Presiden Prabowo Anugerahkan Pangkat Kehormatan kepada 3 Purnawirawan Polri
astakom.com, Jakarta — Momen HUT ke-80 Bhayangkara tahun ini menorehkan catatan sejarah penting lewat langkah nyata Presiden Prabowo Subianto dalam memberikan apresiasi tertinggi bagi korps baju cokelat.
Bertempat di Satlat Brimob Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Rabu (01/07/2026), Kepala Negara secara resmi menganugerahkan kenaikan pangkat kehormatan setingkat lebih tinggi kepada tiga purnawirawan Polri.
Langkah ini diambil bukan sekadar sebagai agenda seremonial, melainkan bentuk real respect dan pengakuan atas massive contribution serta dedikasi luar biasa yang telah mereka dedikasikan bagi bangsa dan negara selama masa dinas aktifnya.
Secara regulasi, kebijakan ini memiliki legal basis yang sangat kuat karena disahkan langsung melalui Keputusan Presiden (Keppres) RI Nomor 37 dan 38 TK Tahun 2026, serta Nomor 55 Polri Tahun 2026.
Keppres tersebut mengatur tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti, Bintang Bhayangkara Narariya, hingga Pangkat Kehormatan.
Siapa saja yang dapat pernghargaan?
Melalui payung hukum tersebut, ketiga tokoh senior Polri ini resmi melakukan upgrading karier pasca-pensiun mereka sebagai bentuk penghargaan dari negara.
Di barisan penerima penganugerahan, sosok Irjen (Purn) Sidarto Danusubroto kini resmi menyandang pangkat Komisaris Jenderal Polisi Kehormatan.
Rekam jejak figur satu ini memang terbilang legend di panggung politik dan keamanan nasional, mengingat Ia pernah mengemban amanah krusial sebagai ajudan Presiden pertama RI Soekarno, Ketua MPR RI periode 2013-2014, hingga anggota Dewan Pertimbangan Presiden.
Apresiasi serupa juga diberikan kepada Irjen (Purn) Pol Taufiequrachman Ruki yang kini turut menyandang pangkat jenderal bintang tiga dengan gelar Komisaris Jenderal Polisi Kehormatan berkat rekam jejaknya yang dinilai berintegritas tinggi.
Sementara itu, Brigadir Jenderal Polisi (Purn) Taufiq Efendi resmi menaikkan posisinya menjadi jenderal bintang dua dengan menyandang pangkat Inspektur Jenderal Polisi Kehormatan.
Langkah akomodatif dari Presiden Prabowo ini dinilai berhasil memberikan positive vibes sekaligus menjadi teladan bagi generasi muda Polri untuk terus menjaga komitmen tinggi dalam mengabdi pada negara.
Polri diminta jaga kepercayaan masyarakat
Melansir astakom.com, sebelumnya diberitakan di tengah perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara, Presiden Prabowo Subianto naik ke podium untuk menyampaikan amanatnya.
Presiden langsung to the point pada poin yang paling sensitif, yaitu tentang public trust. Pesan pertama yang ditekankan Presiden Prabowo adalah betapa krusialnya bagi Polri untuk menjaga amanah dan kepercayaan masyarakat yang harganya mahal banget.
"Jagalah kepercayaan rakyat. Karena kepercayaan adalah senjata terkuat seorang polisi," tutur Presiden Prabowo, Rabu (01/07/2026). (aLf/aNs)








