Rakernas dengan SP PLN, Wamenko Polkam Tekankan Sektor Kelistrikan Jadi Kunci Sukseskan Visi-Misi Presiden

Pewarta: Alfian Tegar
Editor: Anri Syaiful
Kamis, 25 Juni 2026 | 17:13 WIB
Rakernas dengan SP PLN, Wamenko Polkam Tekankan Sektor Kelistrikan Jadi Kunci Sukseskan Visi-Misi Presiden
Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Wamenko Polkam) Letjen TNI Lodewijk F Paulus [Dok. Kemenko Polkam]

astakom.com, Jakarta — Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Wamenko Polkam) Letjen TNI Lodewijk F Paulus menegaskan bahwa PT PLN (Persero) beserta Serikat Pekerja (SP) PLN punya peran yang penting banget bagi masa depan bangsa.

Saat berbicara di Rakernas SP PLN di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (24/06/2026), Lodewijk menyebut seluruh insan kelistrikan adalah kunci utama untuk menyukseskan visi-misi Presiden, berbagai program prioritas, serta 8 agenda penting dalam RAPBN 2026.

Lebih lanjut, Wamenko Polkam juga ngasih reminder kalau target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen yang dicanangkan pemerintah itu akan terhambat kalau sistem kelistrikannya sering trouble.

Pasokan listrik yang andal adalah fondasi mendasar bagi semua sektor pembangunan nasional, alias no debat. Tanpa adanya kepastian energi dari PLN, roda perekonomian dan aktivitas masyarakat bisa langsung stuck dan menghambat kemajuan.

“Kalau PLN mati seminggu saja, apakah pertumbuhan ekonomi 8% bisa tercapai? Tentu tidak bisa. Karena itu, peran PLN sangat penting dalam mendukung pembangunan nasional,” ungkap Lodewijk, dalam keterangan yang diterima astakom.com, dikutip Kamis (25/06/2026).

Pendukung sistem pertahanan negara

Menariknya, Lodewijk juga menjelaskan kalau PLN bukan cuma urusan bisnis sektor publik biasa, tapi sudah masuk kategori support system alias komponen pendukung dalam sistem pertahanan negara.

Hal ini selaras dengan amanat UUD 1945 tentang Sishankamrata (Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta) serta UU No. 23/2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara.

Menjaga aliran listrik tetap menyala itu bukan sekadar formalitas pekerjaan, tapi merupakan bentuk nyata dari aksi bela negara biar pertahanan kita gak crush atau melemah.

“PLN beserta serikat pekerjanya berada pada komponen pendukung. Apakah harus mengangkat senjata? Tentu tidak. Justru tugasnya adalah memastikan listrik tetap menyala dan sistem kelistrikan tetap berjalan. Ketika negara menghadapi ancaman, setiap profesi menjalankan perannya masing-masing,” ucap Lodewijk.

Objek vital strategis

Saking krusialnya, Lodewijk mengungkapkan sistem kelistrikan nasional ini sudah dicap sebagai objek vital strategis.

Bahkan, hukum internasional sekelas Konvensi Jenewa pun melarang keras serangan yang bikin listrik lumpuh massal karena dampak kemanusiaannya bisa bikin satu negara red flag alias hancur berantakan.

“PLN memiliki peran yang sangat strategis dalam sistem pertahanan negara. Karena itu, fokuslah bekerja dan terus menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional, terlebih saat ini dunia mulai memasuki era perang elektronik yang menempatkan infrastruktur energi sebagai salah satu aset paling penting,” kata Lodewijk.

Kawal sektor kelistrikan

Kemudian, Wamenko Polkam berpesan agar SP PLN tetap solid mengawal ketahanan nasional lewat tiga pilar utama, sebagai penentu pembangunan, benteng ketahanan, dan fondasi transformasi digital yang lagi hype dilakukan pemerintah.

“Listrik adalah kunci pembangunan, pendukung utama pertahanan negara, dan syarat mutlak untuk menjaga kedaulatan infrastruktur kita. Jika kita mampu menguasai dan mengamankan sistem kelistrikan sendiri, berarti kita telah memperkuat fondasi kedaulatan NKRI. Mari kita dukung setiap langkah pembangunan dan pengamanan infrastruktur strategis ini,” pungkas Lodewijk.

Sejalan dengan Asta Cita

Hal ini langsung direspons positif oleh Ketua SP PLN, Muhammad Abrar Ali, dan Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PT PLN Nurlely Amar.

Mereka sepakat kalau komitmen ini sejalan dengan tema Rakernas 2026 yakni Mengawal Pengelolaan Energi Listrik Sebagaimana Amanah Konstitusi demi Terwujudnya Ketahanan dan Kedaulatan Energi Nasional, dan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan kedaulatan energi yang menjadi hak fundamental seluruh masyarakat.

"Harapan saya, buah pikir yang akan disimpulman di Rakernas ini yang nantinya berupa rekomendasi, bisa memberikan solusi-solusi terbaik untuk PLN dna bangsa ini," tuturnya. (aLf/aNs)

Gen Z Takeaway

PLN dan serikat pekerjanya bukan cuma penggerak layanan publik, tapi fondasi penting bagi ekonomi, pertahanan, hingga transformasi digital Indonesia. Target pertumbuhan 8 persen jelas sulit tercapai jika pasokan listrik masih rentan gangguan, sehingga menjaga sistem kelistrikan tetap andal berarti ikut mengawal kedaulatan energi dan ketahanan nasional.

Lodewijk Freidrich Paulus Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Letjen TNI (purn.) Lodewijk Freidrich Paulus pln Kemenko Polkam

Infografis

Terkini

Sukaria Jawa Jawi 2026

Pekan Kebudayaan Daerah yang bertajuk "Sukaria Jawa Jawi 2026", di Dalem Joyokusuman, Solo, Jawa Tengah, Kamis (25/6/2026).

Footage 17:43 WIB