Target Sinergi Kemensos-Kementerian PU: Segera Realisasikan 93 Sekolah Rakyat untuk Tahun Ajaran Baru
astakom.com, Jakarta – Kementerian Sosial (Kemensos) dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat mematangkan pembangunan 93 Gedung Sekolah Rakyat permanen tahap II. Proyek ini ditargetkan rampung Juni mendatang agar bisa langsung digunakan pada tahun ajaran baru, Juli 2026.
Kepastian ini didapat usai Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menggelar rapat koordinasi dengan Menteri PU Dody Hanggodo di Kantor Kemensos, Jakarta, Selasa (26/5/2026), dikutip dari laman Kemensos.
"Kami berupaya melakukan percepatan didukung penuh oleh Pak Menteri PU, agar bulan Juli nanti gedung-gedung ini sudah bisa dimanfaatkan untuk pembelajaran tahun ajaran 2026/2027," ujar Gus Ipul usai pertemuan, didampingi Wamenso Agus Jabo Priyono.
Gus Ipul mengakui tantangan di lapangan sangat berat. Namun, sinergi antar-lembaga terus diperkuat. Selain infrastruktur fisik, Kemensos juga menggandeng Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk menyuntikkan fasilitas internet dan perangkat pembelajaran digital di sekolah-sekolah tersebut.
Tak hanya itu, Kantor Staf Presiden (KSP) juga dilibatkan untuk memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah guna menyinkronkan proyek di tingkat lokal.
Menunjang peralihan dari status rintisan ke sekolah permanen, pemerintah juga bersiap melakukan perekrutan besar-besaran tahun ini.
"Insya Allah kita akan merekrut lebih dari 3.000 guru, 5.000 tenaga kependidikan, serta menjaring lebih dari 32.000 siswa baru," jelas Gus Ipul.
Target dan tantangan lapangan
Di sisi lain, Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan komitmennya untuk memastikan ke-93 titik Sekolah Rakyat tahap II tersebut fungsional sepenuhnya.
Meski begitu, Dody blak-blakan mengungkap adanya kendala. Saat ini, masih ada 5 titik proyek yang masuk "zona merah" akibat masalah arus kas (cashflow) kontraktor yang lambat dan keterbatasan SDM.
"Harapan saya, dari 93 titik itu, paling minim 88 sekolah benar-benar selesai total. Tapi target utama kami tetap mengupayakan seluruhnya (93 titik) rampung," tegas Dody.
Sembari menuntaskan tahap II, Kementerian PU juga langsung tancap gas memulai pembangunan tahap III yang dibagi dalam tiga sub-tahap:
- Tahap III A (7 titik) & Tahap III B (11 titik): Ditargetkan rampung pada Desember 2026.
- Tahap III C (89 titik): Ditargetkan selesai paling lambat Juni 2027, mengandalkan percepatan pembebasan lahan dan kriteria kesiapan (readiness criteria).
"Begitu urusan lahan dan administrasinya beres, kita akan langsung lepas tender," pungkas Dody. (ACwan/aRsp)
Gen Z Takeaway
Intinya, Gus Ipul sama Pak Dody lagi satset ngebut bikin 93 Sekolah Rakyat permanen biar ready pas tahun ajaran baru Juli nanti. Meskipun ada 5 titik yang agak red flag karena kendala cashflow, proyek ini tetap jalan terus bareng rekrutmen massal 3.000+ guru baru dan support internet biar sekolahnya nggak low-res alias makin digital!







