Legislator Gerindra Konsisten Suarakan Kesejahteraan Nelayan Kecil di DPR
astakom.com, Jakarta – Anggota Komisi IV DPR RI, Darori Wonodipuro dari Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) konsisten menyuarakan kesejahteraan nelayan di setiap pembahasan kebijakan bersama pemerintah di DPR RI.
Menurut kader dari partai yang diketuai oleh Presiden Prabowo Subianto ini bahwa, subsidi bagi nelayan kecil serta penguatan program Kampung Nelayan Maju dinilai menjadi kunci peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Dia pun mengungkap anggaran Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tahun 2026 meningkat menjadi Rp13 triliun, perhatian khusus terhadap nelayan kecil tetap harus menjadi prioritas utama.
Anak buah Prabowo ini menyoroti salah satu kendala besar yang dihadapi nelayan kecil, yakni tingginya biaya operasional, terutama bahan bakar.
“Nelayan kadang setiap hari belum tentu mendapat tangkapan yang cukup, tetapi tetap harus menanggung biaya bahan bakar yang tinggi. Karena itu subsidi sangat diperlukan,” ujar Darori, Kamis (18/8).
Selain subsidi BBM, Darori juga menekankan pentingnya dukungan sarana penangkapan seperti jaring, perahu, dan kapal kecil. Menurutnya, bantuan tersebut dapat meningkatkan produktivitas nelayan tanpa membebani modal.
Ia menambahkan, program Kampung Nelayan Maju perlu terus diperkuat karena mampu mendorong kesejahteraan masyarakat pesisir melalui pemberdayaan ekonomi, pengelolaan sumber daya laut berkelanjutan, serta peningkatan infrastruktur desa nelayan.
“Dengan adanya Kampung Nelayan Maju, masyarakat pesisir tidak hanya bergantung pada hasil tangkapan, tetapi juga bisa memperoleh tambahan penghasilan dari kegiatan lain berbasis kelautan,” jelasnya.
Darori juga mengingatkan pentingnya pengawasan ketat terhadap praktik penangkapan ikan ilegal, termasuk pelarangan kapal besar masuk ke wilayah tangkap nelayan kecil. Menurutnya, hal itu penting untuk menjaga ruang hidup dan sumber penghidupan nelayan tradisional.
Ia menegaskan, kenaikan anggaran KKP menjadi Rp13 triliun harus diarahkan untuk memperkuat kesejahteraan nelayan kecil, memperketat pengawasan laut, serta mendorong pengembangan sektor kelautan dan perikanan yang berkelanjutan.
“Kalau program ini dijalankan dengan serius, kemiskinan di kalangan nelayan bisa ditekan, dan mereka akan lebih mandiri,” pungkasnya.











