Presiden Prabowo Optimistis Hadapi Kebijakan Tarif Trump: Kita Akan Survive!
Terkait kondisi pasar saham yang melemah, Presiden Prabowo menyebut bahwa dasar ekonomi Indonesia masih solid dan tidak perlu terlalu khawatir.
Terkait kondisi pasar saham yang melemah, Presiden Prabowo menyebut bahwa dasar ekonomi Indonesia masih solid dan tidak perlu terlalu khawatir.
Trump yakin, kalau kebijakan tarif ini tak akan memicu defisit perdagangan defisit. Justru sebaliknya, ia meyakini kebijakan tarif impor ini membuat neraca perdagangan surplus.
Airlangga menegaskan bahwa pemerintah terus melakukan koordinasi antar Kementerian dan Lembaga, juga berdialog dengan asosiasi pelaku usaha dalam merespons kebijakan tarif dari AS tersebut.
Proposal negosiasi dagang ini akan berfokus pada upaya mengurangi defisit perdagangan yang saat ini sudah mencapai USD 18 miliar. Pemerintah, kata dia, telah menyiapkan strategi yang mencakup peningkatan volume impor dari AS, serta evaluasi kebijakan tarif dan pajak impor.
astakom, Majalengka - Presiden Prabowo Subianto membuka suara soal kebijakan tarif baru impor Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Dalam daftar yang dirilis p
Presiden Prabowo menekankan, Indonesia memiliki kekuatan dalam menghadapi tekanan perdagangan global, terutama karena prospek sektor pertanian yang sangat menjanjikan. Meski begitu, pemerintah tetap membuka ruang negosiasi dengan Amerika Serikat (AS).
Menurut Menko Airlangga, pemerintah telah menyiapkan langkah diplomasi ekonomi yang terkoordinasi dan menyeluruh. Menurutnya pembahasan negosiasi telah dilakukan secara mendalam dan akan segera disampaikan secara resmi kepada pihak AS.
Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menegaskan bahwa pariwisata bisa menjadi instrumen pertahanan ekonomi yang strategis. Di tengah tekanan terhadap sektor ekspor akibat lonjakan tarif, pariwisata muncul sebagai sektor yang tangguh dan relatif bebas hambatan.
“Kami berbincang mengenai isu-isu serantau yang penting, termasuk dampak tarif baru yang diterapkan Amerika Serikat terhadap negara-negara ASEN” tulis PM Anwar Ibrahim melalui akun Instagram pribadinya, dikutip Senin (7/4/2025).
Presiden Prabowo meminta adanya perbaikan struktural serta kebijakan penyederhanaan regulasi. Termasuk penghapusan regulasi yang menghambat, khususnya terkait dengan non-tariff barrier.