Luhut Minta Masukan Pakar Finansial Global untuk Perkuat Strategi Ekonomi Indonesia
astakom.com, Jakarta – Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan pentingnya masukan dari pakar finansial global dalam merumuskan st
astakom.com, Jakarta – Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan pentingnya masukan dari pakar finansial global dalam merumuskan st
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan menyambut positif penurunan tarif resiprokal Amerika Serikat (AS) terhadap produk ekspor Indonesia, dari 32 persen menjadi 19 persen.
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Brunei Darussalam, Sultan Hassanal Bolkiah, pada Selasa (15/7), dalam agendanya menghadiri Hari Keputeraan ke-79 sultan brunei tersebut.
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan menekankan pentingnya menjaga kesinambungan fiskal dalam menjaga Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap sehat.
Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan mengingatkan, bahwa pembangunan infrastruktur yang masif tidak akan cukup untuk membawa Indonesia mencapai visi besar Indonesia Emas 2045.
Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan, menyebut pembangunan infrastruktur selama satu dekade terakhir telah membawa perubahan signifikan terhadap persebaran pertumbuhan ekonomi nasional.
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menyuarakan keinginannya untuk merubah metode perhitungan garis kemiskinan nasional. Menurutnya, wacana perubahan metode sudah masuk dalam pembahasan pemerintah.
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan keyakinannya bahwa target ambisius pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 8 persen masih realistis untuk dicapai, meski proyeksi lembaga global berkata sebaliknya.
Di tengah badai pemutusan hubungan kerja (PHK) yang mengguncang berbagai sektor industri, setidaknya sebanyak 67.870 lapangan kerja baru diprediksi bakal hadir sebelum akhir tahun 2025 ini.
Di tengah kekhawatiran global soal teknologi kecerdasan buatan atau artificial inteligence (AI), Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan justru melihatnya sebagai peluang emas yang harus segera dimanfaatkan oleh Indonesia.