Polri Ingatkan Peserta Aksi Tetap Damai dan Tertib, Aspirasi Harus Sesuai Aturan
astakom.com, Jakarta — Polri mengajak masyarakat yang mengikuti aksi penyampaian pendapat di muka umum untuk menaati aturan, menjaga ketertiban, dan memperhatikan keselamatan bersama.
Imbauan ini ditujukan agar aspirasi dapat disampaikan secara damai tanpa mengganggu keamanan dan ketertiban.
Kadivhumas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menyampaikan bahwa kebebasan berpendapat merupakan hak masyarakat yang dilindungi undang-undang. Meski demikian, pelaksanaannya perlu dilakukan secara tertib dengan tetap menghargai hak masyarakat lain dan menghindari pelanggaran hukum.
“Polri menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi. Kami mengimbau seluruh peserta aksi agar menyampaikan pendapat secara tertib, damai, dan bertanggung jawab, serta mematuhi ketentuan yang berlaku. Mari kita jaga bersama agar kegiatan penyampaian aspirasi dapat berjalan aman dan kondusif,” ujar Kadivhumas Polri, Rabu (28/10).
Pendekatan humanis jadi prioritas
Johnny menjelaskan, Polri mengutamakan pelayanan yang humanis dan profesional selama kegiatan penyampaian aspirasi berlangsung.
Setiap personel juga diminta menjalankan tugas berdasarkan prosedur serta tetap menghormati hak asasi manusia.
Peserta aksi diimbau tak terprovokasi
Ia menilai, kondisi yang aman dan kondusif tidak bisa diwujudkan oleh satu pihak saja. Peserta aksi pun diimbau untuk tidak terpengaruh provokasi, menjauhi tindakan yang berpotensi memicu gangguan keamanan, serta mengedepankan komunikasi yang baik.
“Semangat Polisi Bersama Masyarakat menjadi pengingat bahwa menjaga keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab bersama. Polri hadir untuk memberikan pelayanan, sementara kami mengajak seluruh peserta aksi dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban, saling menghormati, dan memastikan penyampaian aspirasi berlangsung secara damai,” tegasnya. (aLf/RaM)
Gen Z Takeaway
Polri mengimbau seluruh peserta aksi untuk menyampaikan aspirasi secara tertib, damai, dan sesuai aturan dengan tetap menghormati hak masyarakat lain. Kadivhumas Polri Johnny Eddizon Isir menegaskan bahwa Polri mengedepankan pendekatan humanis dan profesional dalam mengawal aksi. Ia juga mengajak masyarakat tidak mudah terprovokasi, menghindari tindakan yang mengganggu keamanan, serta memperkuat kerja sama agar penyampaian aspirasi berlangsung aman dan kondusif.









