Bandara Riyadh Diserang, Arab Saudi Auto-Counter Gempur Fasilitas Houthi

Penulis: Nur Nadiah Islamiyah
Editor: Anri Syaiful
Selasa, 27 Oktober 2026 | 04:04 WIB
Bandara Riyadh Diserang, Arab Saudi Auto-Counter Gempur Fasilitas Houthi
Bandara Riyadh Diserang, Arab Saudi Auto-Counter Gempur Fasilitas Houthi [Ilustrasi bandara Arab Saudi/Gemini AI]

astakom.com, Jakarta – Koalisi militer Arab Saudi langsung melancarkan aksi balik menggempur sejumlah peluncur rudal dan fasilitas penyimpanan milik kelompok Houthi yang bermarkas di Yaman. Serangan udara balasan ini dieksekusi setelah kelompok yang didukung Iran tersebut mengklaim telah melayangkan serangan baru ke arah bandara internasional di Riyadh, ibu kota Saudi.

Serangan balasan

Operasi militer Saudi terhadap Houthi ini dilancarkan sehari setelah serangkaian ledakan hebat menggetarkan ibu kota Saudi. Saat itu, otoritas setempat langsung bergerak cepat mengirimkan pesan peringatan soal "ancaman udara yang bermusuhan" kepada seluruh penduduk.

Target hancur

Juru bicara koalisi Saudi, Mayor Jenderal Turki Al-Maliki, menyampaikan lewat media sosial X kalau operasi militer mereka berhasil menghancurkan empat peluncur rudal balistik, sebuah depot rudal, hingga terowongan-terowongan yang dimanfaatkan Houthi untuk bersembunyi.

Al-Maliki menegaskan kalau operasi militer tersebut berpusat dalam pemutusan jalur pasokan milisi Houthi di antara wilayah-wilayah yang berada di bawah kendali mereka.

Dalam beberapa waktu terakhir, Houthi memang gencar melancarkan serangkaian serangan ke Bandara Internasional King Khalid di Riyadh. Bahkan, salah satu serangan paling mematikan yang terjadi pada awal bulan ini menyisakan duka mendalam usai menewaskan sedikitnya 13 orang dan melukai lebih dari 300 orang lainnya.

Terkait perkembangan terkini, Al-Maliki mengumumkan kalau pertahanan udara sukses mencegah dan menghancurkan sebuah rudal balistik yang diluncurkan oleh milisi teroris Houthi ke arah Riyadh".

Kondisi bandara

Kondisi operasional bandara di Riyadh sejatinya sudah kembali dibuka dan aktivitas penerbangan telah dilanjutkan sejak Minggu (25/10/2026). Langkah pemulihan ini tetap berjalan meski Houthi sempat melontarkan peringatan keras agar para pelancong menghindari fasilitas tersebut, yang mereka labeli sebagai sasaran militer.

Klaim Houthi

Di sisi lain, Houthi mengklaim kalau pihaknya telah menyerang bandara tersebut melalui rudal balistik, yang menggempurkan target secara pas. Tak berhenti di situ, kelompok tersebut juga menyatakan telah menargetkan stasiun pemompaan minyak di Saudi menggunakan armada drone.

Situasi geopolitik ini semakin memanas lantaran Saudi bersama pemerintah Yaman yang didukungnya terus dihantam serangan bertubi-tubi dari Houthi dalam beberapa pekan terakhir, menyusul kolapsnya gencatan senjata yang sempat bertahan selama beberapa tahun terakhir. (nAD/aNs)

Gen Z Takeaway

Tensi geopolitik di Timur Tengah lagi spicy banget nih! Arab Saudi langsung auto-counter dan hancurin markas Houthi usai Bandara Riyadh diserang rudal. Walaupun sempat bikin geger dan ada peringatan bahaya, bandara utama udah langsung back to business dan beroperasi normal lagi.

Riyadh Bandara Riyadh Arab Saudi Kelompok Houthi Yaman

Infografis

Terkini