Dua Tahun Pemerintahan Presiden Prabowo, DPR Nilai Pendidikan Jadi Fokus Utamanya
astakom.com, Jakarta - Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian Irfani, mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto benar-benar serius dalam membenahi sektor pendidikan selama dua tahun masa jabatannya.
"Selama dua tahun Pak Presiden cukup memberikan perhatian dan sangat serius membenahi pendidikan kita," terang Lalu Hadrian saat ditemui awak media di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (12/10/2026).
Revitalisasi dan digitalisasi sekolah
Legislator di bidang pendidikan ini menjelaskan bahwa revitalisasi sekolah menjadi salah satu bentuk perhatian nyata pemerintah, terutama bagi bangunan sekolah yang sudah belasan hingga puluhan tahun mangkrak atau tidak diperbaiki.
Selain infrastruktur, pemerintah juga menggerakkan digitalisasi pendidikan agar proses belajar mengajar bisa beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang semakin cepat.
Perhatian untuk guru serta akses pendidikan merata
Kabar baik juga datang untuk para guru. Pemerintah terus berupaya meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik sekaligus memberikan kejelasan terkait status kepegawaian mereka.
Tidak hanya itu, Lalu Hadrian menyoroti langkah pemerintah memperluas akses belajar lewat Sekolah Rakyat yang ditujukan khusus bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.
Sekolah Garuda dan rencana kampus baru
Bagi siswa dengan potensi akademik tinggi, pemerintah menyiapkan Sekolah Garuda sebagai jembatan untuk melanjutkan studi ke berbagai perguruan tinggi terbaik dunia.
Pemerintah juga merencanakan pembangunan sekolah nasional terintegrasi serta universitas kedokteran dan sains untuk memperkuat pengembangan pendidikan di tanah air.
Sinergi antarkementerian mendukung program Presiden
Meski punya banyak rencana besar, Lalu Hadrian mengingatkan pentingnya peran kementerian terkait dalam menerjemahkan program-program Presiden agar bisa berjalan mulus di lapangan.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah serta Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, and Teknologi diharapkan mampu mengeksekusi arah kebijakan tersebut.
Selain itu, Kementerian Keuangan juga perlu bekerja sama erat dengan sektor pendidikan agar tidak ada kendala anggaran.
"Jangan sampai nanti Presiden sudah mengajukan program yang begitu baik, terkendala lagi-lagi terkait dengan birokrasi keuangan. Ini yang tidak kita inginkan," tuturnya. (aLf/aNs)
Gen Z Takeaway
Pemerintah dinilai serius melakukan upgrade sektor pendidikan, mulai dari revitalisasi dan digitalisasi sekolah, peningkatan kesejahteraan guru, hingga perluasan akses lewat Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda. Namun, sederet program ini perlu ditopang sinergi antarkementerian dan dukungan anggaran agar kebijakan tak berhenti di level rencana, tetapi benar-benar terasa di ruang kelas.









