Gercep Tangani Banjir Padang, Ratusan Warga Dievakuasi dan Logistik Disalurkan
astakom.com, Jakarta - Pemerintah langsung bergerak cepat (gercep) menangani musibah banjir yang ngepung sejumlah wilayah di Kota Padang, Sumatera Barat, setelah diguyur hujan dengan intensitas tinggi sejak Sabtu (10/10/2026). Fokus utama penanganan dipusatkan pada evakuasi warga, pendirian posko pengungsian, layanan medis, hingga distribusi bantuan logistik dasar demi mastiin keselamatan seluruh warga terdampak.
Tim gabungan turun gunung evakuasi ratusan warga terdampak
Aksi penanganan ini digeber secara terpadu lewat kolaborasi BNPB, BPBD, Polri, TNI, Basarnas, pemda, sampai relawan dan warga setempat. Berdasarkan data Pusdalops BPBD Provinsi Sumbar per Minggu (11/10), banjir merendam tiga kecamatan, yakni Kuranji, Koto Tangah, dan Nanggalo yang mencakup enam kelurahan.
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, nyebutin kalau ada sekitar 225 kepala keluarga atau 498 jiwa yang terdampak langsung, sementara ratusan warga lainnya terpaksa mengungsi. "Angka tersebut masih dalam proses pendataan dan pemutakhiran oleh petugas," ujar Berton. Tim SAR gabungan juga sukses mengevakuasi 238 jiwa dari lokasi rawan dan menyebar para pengungsi ke beberapa titik aman seperti Lapau Munggu, Mushalla Ar Ridwan, dan Warung Jembatan Guo.
Bantuan logistik dan kebutuhan dasar langsung diguyur ke lokasi
Demi nyantuni kebutuhan para penyintas di pengungsian, pemerintah langsung ngebut nyalurin berbagai bantuan logistik. Sebanyak 500 bungkus nasi siap saji disebar, sementara BPBD Kota Padang mendistribusikan 100 selimut.
Dukungan tambahan juga digelontorkan Dinas Sosial Kota Padang berupa 23 dus mi instan, 30 paket makanan anak, family kit, 16 paket pakaian anak, sampai 30 unit kasur. "Bantuan tersebut disalurkan ke wilayah Koto Tangah dan Kuranji sesuai dengan kebutuhan dan tujuan distribusi masing-masing instansi," tambah Berton.
Polri kerahkan ratusan personel dan amankan rumah kosong
Nggak mau ketinggalan, Polda Sumbar juga nurunin ratusan personel gabungan dari Brimob, Samapta, Polairud, Polresta Padang, hingga tim SAR ke titik-titik parah seperti Perumahan Lumin Park dan Sungai Lareh. Hasilnya, seluruh warga di area tersebut berhasil dievakuasi dengan selamat tanpa ada laporan korban jiwa.
Selain nyiapin posko kesehatan dan SAR buat kelompok rentan kayak anak-anak serta lansia, Polri juga menyiagakan 250 personel buat patroli dan ngejaga rumah-rumah warga yang ditinggal kosong diungsikan. Petugas juga terus wanti-wanti warga buat nggak balik dulu ke rumah selama ancaman banjir susulan masih ngintai. (RaM)
Gen Z Takeaway
Pasca banjir bandang melanda Kota Padang akibat hujan deras, pemerintah dan tim gabungan langsung gercep evakuasi ratusan warga ke posko pengungsian, nyalurin bantuan logistik makanan hingga kasur, dan nurunin ratusan polisi buat jagain rumah kosong biar aman dari maling.









