Sederet Elite Politik Melepas Kader Muda Gerindra Lisman Puja Kusuma ke 'Peristirahatan Terakhir'
Reporter: Usman
astakom.com, Jakarta – Aura duka mendalam menyelimuti area Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada Minggu (04/10/2026). Ratusan pelayat berkumpul mengantarkan kader muda berbakat Partai Gerindra, Muhammad Lisman Puja Kusuma, menuju tempat peristirahatan terakhirnya.
Sederet elite politik nasional tampak hadir memberikan penghormatan pamungkas, mulai dari Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Wakil Ketua DPR RI Prof. Sufmi Dasco Ahmad, Mensesneg Prasetyo Hadi, hingga Wamenhut Rohmat Marzuki.
Sosok potensial didikan langsung Presiden Prabowo
Mendiang yang akrab disapa Puja ini bukan sekadar kader biasa. Almarhum merupakan jebolan Sekolah Kader Partai Gerindra asal Sumatera Utara yang dibina langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, sebelum akhirnya mendapat amanah besar di Yogyakarta.
Di sana, Puja memegang posisi krusial sebagai Bendahara DPD Partai Gerindra DIY sekaligus dipercaya menjabat Ketua Fraksi Partai Gerindra di DPRD Provinsi DIY.
Ahmad Muzani: Beliau orang yang sangat ringan tangan
Kepergian sosok yang dikenal humble dan punya pergaulan luas ini meninggalkan duka tebal bagi para senior serta kawan seperjuangannya. Ketua MPR RI Ahmad Muzani mengungkapkan rasa terkejutnya atas kabar duka yang begitu mendadak tersebut.
“Kita semua terkaget, kita semua terhenyak dengan kepergiannya yang mendadak ini. Ia adalah orang yang ringan tangan dalam berjuang, dalam bersahabat, dan berusaha terus menjadi orang yang baik,” kata Muzani di hadapan keluarga dan para pelayat.
Loyalitas tinggi pada keluarga dan garis perjuangan

Muzani menilai almarhum sebagai figur yang sangat konsisten menjaga hubungan persahabatan dan memegang teguh komitmen pada tugas. Dedikasi inilah yang membuat figur Puja sangat dicintai oleh banyak orang.“Dia bertanggung jawab terhadap perjuangannya. Dia bertanggung jawab terhadap anak dan istrinya. Itulah yang menyebabkan kawannya begitu banyak, sahabatnya banyak. Namun hari ini kita semua kehilangan atas wafatnya beliau,” ujarnya.
Ajakan untuk mengikhlaskan kepergian almarhum
Di tengah prosesi pemakaman yang haru, Muzani mengajak seluruh keluarga, rekan, serta deretan kader yang hadir untuk memberikan keikhlasan penuh. Langkah tersebut diharapkan bisa melapangkan jalan almarhum.“Keikhlasan orang tuanya, keikhlasan anak dan istrinya, keikhlasan kita semua sebagai sahabat dan kawan-kawan perjuangannya akan menyebabkan ia ringan dalam menghadap Allah,” tutur Muzani.
Apresiasi khusus untuk Presiden Prabowo dan para senior
Dalam momen penuh haru itu, Muzani tak lupa menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto serta jajaran petinggi partai yang tak pernah lelah membimbing mendiang selama hidupnya.“Kami mengucapkan terima kasih terutama kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto yang terus mendidik Puja Kusuma, yang terus mengingatkan akan nilai perjuangan Puja Kusuma,” kata Muzani.
Pesan pengingat dan doa terakhir untuk mendiang
Menutup prosesi pelepasan, Muzani meminta semua pihak memaafkan segala kekhilafan almarhum sekaligus mendoakan agar seluruh jejak kebaikannya menjadi ladang pahala. Ia juga mengimbau pihak yang masih memiliki urusan piutang atau kewajiban dengan almarhum agar segera melapor ke pihak keluarga.
“Kata Nabi, kematian itu menjadi nasihat terbaik dalam kehidupan kita. Mudah-mudahan semua kesalahannya diampuni oleh Allah SWT, kebaikannya diterima oleh Allah SWT,” ujarnya. (Usm/aNs)
Gen Z Takeaway
Rest in peace buat Muhammad Lisman Puja Kusuma, kader muda potensial Gerindra didikan langsung Presiden Prabowo yang baru aja meninggal mendadak! Almarhum yang menjabat Ketua Fraksi Gerindra DPRD DIY ini dilepas langsung sama deretan elite politik top seperti Ketua MPR Ahmad Muzani sampe Mensesneg Prasetyo Hadi di TPU Tanah Kusir, di mana Muzani memuji sosoknya yang super humble, ringan tangan, dan selalu responsible baik buat keluarga maupun jalan perjuangannya.









