Update Pangan: Harga Cabai Melonjak Hingga 9%, Bawang Merah dan Daging Ayam Murah
astakom.com, Jakarta - Pergerakan harga bahan pangan pokok di tingkat pasar tradisional secara nasional mencatatkan dinamika yang cukup beragam. Berdasarkan pemantauan terbaru pada Panel Harga Pangan Nasional atau PIHPS oleh Bank Indonesia, kelompok komoditas cabai mengalami lonjakan harga yang tergolong tinggi.
Di sisi lain, penurunan harga terjadi pada beberapa komoditas seperti bawang merah dan daging ayam segar memberikan kabar baik bagi masyarakat konsumen.
Kenaikan harga yang paling menonjol pada perdagangan hari ini didominasi oleh kelompok bumbu dapur, khususnya cabai. Cabai merah keriting mencatatkan persentase kenaikan tertinggi sebesar 9,00 persen atau naik Rp 5.200, sehingga harganya menjadi Rp 62.950 per kilogram.
Kelompok cabai lagi mahal
Sementara itu, cabai rawit merah mengalami lonjakan nominal tertinggi dengan kenaikan mencapai Rp 6.050 atau menguat 7,20 persen menjadi Rp 90.050 per kilogram.
Tren kenaikan ini juga diikuti oleh cabai rawit hijau yang naik 3,94 persen (Rp 2.450) menjadi Rp 64.700 per kilogram, serta cabai merah besar yang menguat 2,65 persen (Rp 1.400) ke harga Rp 54.200 per kilogram.
Selain kelompok cabai, beberapa komoditas lain juga tercatat mengalami kenaikan harga tipis. Telur ayam ras segar naik 0,84 persen (Rp 250) menjadi Rp 29.900 per kilogram.
Dari kelompok beras dan minyak goreng, beras kualitas bawah II menguat 0,34 persen (Rp 50) menjadi Rp 14.700 per kilogram dan beras kualitas medium II naik 0,31 persen (Rp 50) menjadi Rp 16.400 per kilogram.
Bawang putih sampe minyak naik
Bawang putih ukuran sedang naik 0,25 persen (Rp 100) menjadi Rp 39.400 per kilogram, sedangkan minyak goreng curah dan kemasan bermerk 2 masing-masing menguat di kisaran 0,21 hingga 0,24 persen (Rp 50).
Komoditas daging sapi juga mengalami kenaikan tipis, di mana daging sapi kualitas 1 naik 0,16 persen (Rp 250) menjadi Rp 152.150 per kilogram dan daging sapi kualitas 2 naik 0,07 persen (Rp 100) menjadi Rp 142.850 per kilogram.
Di tengah tingginya kenaikan harga komoditas cabai, masyarakat mendapatkan kabar baik dari melandainya harga beberapa barang kebutuhan utama lainnya. Penurunan harga terbesar dicatatkan oleh bawang merah ukuran sedang yang turun sebesar 1,05 persen atau berkurang Rp 400, menjadikan harganya Rp 37.700 per kilogram.
Daging ayam ras segar juga bergerak turun 0,47 persen (Rp 200) menjadi Rp 42.500 per kilogram. Penurunan tipis turut dialami beras kualitas bawah I yang terkoreksi 0,34 persen (Rp 50) menjadi Rp 14.800 per kilogram, serta minyak goreng kemasan bermerk 1 yang melandai 0,21 persen (Rp 50) ke harga Rp 24.300 per kilogram.
Komoditas dengan harga stabil
Sementara itu, kestabilan harga masih terjaga pada beberapa komoditas pangan pokok lainnya. Beras kualitas medium I bertahan di harga Rp 16.550 per kilogram, beras kualitas super I di harga Rp 17.850 per kilogram, dan beras kualitas super II di harga Rp 17.300 per kilogram.
Komoditas gula pasir juga terpantau tidak mengalami perubahan harga, di mana gula pasir kualitas premium tetap dijual seharga Rp 20.300 per kilogram dan gula pasir lokal bertahan pada Rp 19.100 per kilogram. Perkembangan harga ini diharapkan menjadi bahan pertimbangan bagi masyarakat dalam mengatur belanja harian. (Shnty/RaM)
Gen Z Takeaway
Harga pangan lagi beda-beda vibes, nih. Cabai jadi yang paling ngegas, dengan cabai merah keriting naik 9% ke Rp62.950/kg dan cabai rawit merah naik 7,2% ke Rp90.050/kg. Tapi ada kabar good news: bawang merah turun 1,05% dan ayam ras turun 0,47%, sementara sejumlah beras, gula, dan komoditas lain masih relatif stabil. Jadi, sebelum belanja, cek harga dulu biar budget nggak ikut “tercabai-cabai”.









