Rombak Total 139 Perusahaan Pertamina: Bye Birokrasi Ribet, Hulu Migas Saling Merge!

Penulis: Shintya
Editor: Anri Syaiful
Sabtu, 12 September 2026 | 10:08 WIB
Rombak Total 139 Perusahaan Pertamina: Bye Birokrasi Ribet, Hulu Migas Saling Merge!
Rombak Total 139 Perusahaan Pertamina: Bye Birokrasi Ribet, Hulu Migas Saling Merge! (astakom/Pertamina)

astakom.com, Jakarta - Langkah PT Pertamina (Persero) buat merapikan struktur anak usahanya makin serius. Sebagai bagian dari agenda besar streamlining Badan Usaha Milik Negara (BUMN), BUMN migas pelat merah ini terus tancap gas memangkas jumlah entitas bisnis yang dinilai terlalu gemuk.

Sampai saat ini, tercatat ada 139 anak usaha yang sudah berhasil disederhanakan. Target berikutnya yang bakal kena giliran konsolidasi besar-besaran adalah sektor hulu. Langkah efisiensi ini diambil bukan tanpa alasan.

Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, secara terbuka membeberkan bahwa penyederhanaan di sektor hulu bertujuan membuang rantai birokrasi yang selama ini terlalu panjang dan bikin gerak operasional jadi lambat. Menurutnya, berdirinya begitu banyak anak usaha terpisah di lini hulu justru bikin struktur organisasi makin rumit dan tidak efisien.

Pangkas jalur panjang

Ke depan, pemerintah gak mau lagi melihat puluhan anak perusahaan hulu Pertamina berdiri sendiri-sendiri dengan jajaran direksi, manajemen, dan birokrasi terpisah. Arah kebijakan terbaru bakal menyatukan semua entitas hulu tersebut ke dalam satu wadah utama yang jauh lebih ringkas.

Dony menegaskan bahwa pemangkasan ini murni dilakukan demi memotong jalur koordinasi yang berbelit-belit.

"Jadi, ke depan tidak perlu lagi ada banyak entitas seperti Hulu Rokan, Hulu RIK, dan Hulu lainnya. Itu hanya menambah birokrasi yang panjang. Maunya cukup satu konsolidasi dalam satu PT saja," kata Dony dikutip dari akun Instagram resmi BP BUMN, pada Jumat (11/09/2026).

Langkah tegas ini diharapkan bisa bikin pengambilan keputusan di tingkat operasional jadi jauh lebih cepat tanpa perlu melewati persetujuan antar-anak perusahaan yang memakan waktu.

Target 118 perusahaan rampung

Agenda streamlining di tubuh Pertamina memang dipatok dengan skala yang cukup masif. Sepanjang tahun 2026, Pertamina menargetkan pemangkasan dan penyederhanaan terhadap 118 perusahaan. Muara dari seluruh program efisiensi ini adalah terbentuknya struktur grup yang jauh lebih ramping dan bisa kembali fokus pada bisnis inti.

Dony menilai hilangnya rantai birokrasi yang tidak esensial bakal memberikan ruang gerak yang jauh lebih fleksibel buat Pertamina. Proses bisnis yang tadinya harus muter-muter melewati banyak lapis manajemen kini dipangkas habis demi mengejar hasil kerja yang nyata.

Budaya kerja juga wajib level up

Namun, memotong jumlah perusahaan saja dinilai belum cukup untuk membawa perubahan yang signifikan. Dony mengingatkan bahwa restrukturisasi fisik harus sejalan dengan perubahan mendasar pada budaya kerja dan sistem organisasi di internal Pertamina. Karyawan maupun manajemen dituntut untuk beradaptasi dengan ritme kerja baru yang super cepat dan tidak lagi berbelit-belit.

Pemerintah menaruh ekspektasi yang sangat tinggi terhadap hasil akhir dari transformasi BUMN ini. Oleh karena itu, masa transisi ini dituntut berjalan secepat mungkin tanpa kompromi.

"Proses streamlining dan transformasi perusahaan-perusahaan BUMN ini memang kita lakukan secara fundamental dan terencana. Ekspektasi pemerintah terhadap kita begitu tinggi, sehingga kita tidak punya banyak waktu. You’re in or you’re out (Anda mau ikut atau keluar)," kata Dony.

Pesan tegas tersebut menjadi sinyal kuat bahwa seluruh elemen di dalam grup Pertamina harus siap berbenah dan berdampak langsung pada peningkatan performa finansial maupun operasional perusahaan.

Transformasi total menuju struktur yang lincah

Overall pembenahan yang sedang berlangsung di tubuh Pertamina bukan sekadar angka-angka pemangkasan anak usaha di atas kertas. Ini merupakan perombakan menyeluruh pada cara Pertamina mengelola bisnis energi dari hulu ke hilir.

Dengan melebur anak usaha hulu menjadi satu wadah konsolidasi, Pertamina berupaya menghapus sekat-sekat antar-perusahaan yang selama ini menghambat efisiensi. Struktur organisasi yang lebih ringkas diharapkan bisa menjawab tantangan bisnis energi global yang makin dinamis dan menuntut akselerasi cepat. (Shnty/aNs)

Gen Z Takeaway

Pertamina lagi rombak total struktur bisnisnya dengan memangkas anak usaha dan menyatukan entitas hulu migas biar nggak kebanyakan meja birokrasi. Dari 139 anak usaha yang sudah disederhanakan, sektor hulu jadi target konsolidasi berikutnya dan diarahkan cukup punya satu wadah utama. Bukan cuma struktur yang dirombak, budaya kerja juga dituntut makin gercep, adaptif, dan fokus ke hasil. Intinya, Pertamina mau lebih ramping, lincah, dan nggak ribet dalam ambil keputusan.

Pertamina PT Pertamina Hulu Energi Merger BUMN BUMN restrukturisasi Dony Oskaria

Infografis

Terkini