Update! Gempa Susulan Flores Tembus 3.394 Kejadian, BMKG Catat 99 Kali Dirasakan

Penulis: Dhea Vallerina Riyon
Editor: Anri Syaiful
Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:02 WIB
Update! Gempa Susulan Flores Tembus 3.394 Kejadian, BMKG Catat 99 Kali Dirasakan
Gempa Susulan Flores Tembus 3.394 Kejadian, BMKG Catat 99 Kali Dirasakan [IG: BMKG]

astakom.com, Jakarta - Aktivitas kegempaan di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih terpantau tinggi setelah gempa utama bermagnitudo 7,7 pada 15 Agustus 2026. Hingga Kamis (20/8/2026) pukul 05.00 WIB, BMKG mencatat sudah ada 3.394 gempa susulan di kawasan tersebut.

Data tersebut ditampilkan BMKG melalui akun resmi InfoBMKG di Instagram, dalam pembaruan aktivitas gempa Flores. Peta sebaran yang dirilis Stasiun Geofisika Kupang, NTT, menunjukkan titik-titik gempa susulan tersebar di sekitar wilayah Flores dan perairan di sekitarnya.

Dari ribuan kejadian itu, sebagian gempa memiliki kekuatan yang cukup signifikan. BMKG mencatat gempa susulan terbesar mencapai magnitudo 6,2, sementara kejadian dengan magnitudo paling kecil tercatat 1,1.

Gempa susulan di atas M5

BMKG mencatat 26 kejadian gempa susulan memiliki magnitudo di atas 5 hingga pembaruan data pada 20 Agustus 2026 pukul 05.00 WIB.

Meski jumlahnya mencapai ribuan, tidak seluruh gempa susulan dirasakan masyarakat. Berdasarkan data BMKG, terdapat 99 gempa susulan yang dirasakan.

Angka tersebut menjadi bagian dari pemantauan lanjutan BMKG setelah gempa utama M7,7 yang terjadi pada 15 Agustus 2026.

Peta BMKG tunjukkan sebaran gempa

Dalam unggahannya, BMKG turut menampilkan peta sebaran aktivitas gempa susulan di wilayah Flores. Peta tersebut dibuat oleh Stasiun Geofisika Kupang dan memperlihatkan konsentrasi titik gempa di sekitar Flores serta wilayah perairan di sekitarnya.

Peta itu juga menampilkan informasi struktur geologi, termasuk Flores Backarc Thrust, serta mekanisme sumber gempa utama. Data yang digunakan dalam peta antara lain berasal dari pengamatan jaringan GMT dan data pemantauan gempa BMKG Stasiun Geofisika Kupang.

Aktivitas gempa masih dipantau BMKG

Catatan 3.394 kejadian menunjukkan aktivitas gempa susulan masih menjadi perhatian setelah gempa utama M7,7. BMKG terus memperbarui pemantauan berdasarkan data kegempaan yang masuk dari jaringan pengamatan.

Untuk masyarakat di wilayah terdampak, informasi mengenai perkembangan gempa sebaiknya merujuk pada kanal resmi BMKG agar data yang diterima tetap sesuai dengan pembaruan terbaru. (deA/aNs)

Gen Z Takeaway

Ribuan gempa susulan bukan berarti semuanya terasa oleh warga. Hingga 20 Agustus pukul 05.00 WIB, BMKG mencatat 3.394 kejadian, dengan 26 di antaranya bermagnitudo di atas 5 dan 99 gempa dirasakan masyarakat.

Gempa NTT Gempa Gempa Bumi NTT Flores BMKG Informasi BMKG

Infografis

Terkini