Mensos Gus Ipul Wanti-Wanti Humas Sekolah Rakyat Biar Gak Cuma Asal Viral

Penulis: A. Cuwantoro
Editor: Anri Syaiful
Kamis, 20 Agustus 2026 | 16:31 WIB
Mensos Gus Ipul Wanti-Wanti Humas Sekolah Rakyat Biar Gak Cuma Asal Viral
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) membuka acara Peningkatan Kapasitas SDM Kehumasan di Bogor pada Rabu (19/08/2026). [Kemensos]

astakom.com, Jakarta – Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) ngasih pesan menohok buat para pengelola kehumasan Sekolah Rakyat! Saat membuka acara Peningkatan Kapasitas SDM Kehumasan di Bogor pada Rabu (19/08/2026), Gus Ipul menegaskan kalau tugas humas itu gak cuma sekadar bikin press release atau upload kegiatan pimpinan ke medsos.

Dikutip dari laman Kemensos, Gus Ipul menegaskan humas pemerintah harus bisa jadi mata, telinga, sekaligus suara lembaga.

"Jangan berpikir 'hari ini mau publikasi apa', tapi berpikirlah 'apa yang perlu diketahui oleh masyarakat'. Ini dua hal yang beda banget," tegas Gus Ipul di hadapan 240 peserta pelatihan.

Mata, telinga, dan suara lembaga: maksudnya gimana?

Gus Ipul membeberkan bahwa humas memiliki peranan vital sebagai mata, telinga, sekaligus suara lembaga. Sebagai mata, humas harus peka dan melihat langsung realita yang terjadi di lapangan. Sebagai telinga, humas wajib mau mendengarkan keluh kesah serta apa yang dirasakan oleh masyarakat. Sementara sebagai suara, humas bertugas menjelaskan berbagai program pemerintah dengan bahasa yang sederhana agar semakin gampang dipahami oleh publik.

Angka itu penting, tapi storytelling bikin orang peduli

Gus Ipul meminta tim humas Kemensos gak cuma jualan data angka (seperti jumlah gedung atau total siswa) saat bikin konten. Menurutnya, storytelling atau narasi cerita humanis jauh lebih kuat untuk menyentuh hati publik.

"Angka bikin orang tahu, tapi cerita bikin orang peduli. Dua-duanya harus jalan bareng," ujarnya.

Ia mencontohkan kisah emosional anak-anak kurang mampu yang hampir putus sekolah, lalu dapat kesempatan belajar dan tinggal di asrama Sekolah Rakyat hingga kembali punya mimpi. Narasi seperti inilah yang bikin dampak program terasa nyata di mata masyarakat.

Boleh viral, tapi wajib valid!

Di era arus informasi yang serba cepat, Gus Ipul juga mengingatkan pentingnya proses verifikasi. Mengincar konten yang cepat dan viral itu wajar, tapi kebenaran data tetap nomor satu.

"Viral boleh dan itu harapan kita, tapi benar jauh lebih penting! Jawaban terbaik pemerintah terhadap kritik dan hoax adalah data, fakta, dan kerja nyata," pungkasnya. (ACwan/aNs)

Gen Z Takeaway

Humas is not just about making feeds aesthetic! Mensos Gus Ipul tegaskan kalau humas Sekolah Rakyat harus jadi mata, telinga, dan suara lembaga (19/8/2026). Gak cuma ngejar angka atau konten viral semata, tim humas wajib rajin fact-checking dan pintar merangkai human interest story biar publik makin paham dan peduli!

Kemensos sekolah rakyat Sekolah Rakyat Prabowo Mensos Gus Ipul

Infografis

Terkini