Bingung Isi Libur Sekolah? Kemenpar Ajak Masyarakat Ikut Kampanye "Liburan Cara Baru #DiIndonesiaAja"
astakom.com, Jakarta – Libur sekolah tak harus selalu diisi dengan perjalanan jauh atau menguras kantong. Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengajak masyarakat memanfaatkan momen liburan dengan menjelajahi berbagai destinasi wisata di dalam negeri melalui kampanye "Liburan Cara Baru #DiIndonesiaAja". Kampanye ini mendorong masyarakat menikmati pengalaman berwisata yang lebih dekat, mudah dijangkau, dan tetap berkesan, sekaligus memperkuat pergerakan wisatawan nusantara serta menggerakkan perekonomian daerah.
Ajakan tersebut disampaikan Kemenpar dalam konferensi pers "Liburan Cara Baru #DiIndonesiaAja" di Gedung Sapta Pesona, Jakarta. Pemerintah menilai tren perjalanan wisata masyarakat kini semakin bergeser ke destinasi yang lebih praktis, fleksibel, dan sesuai anggaran.
Destinasi dekat yang menarik
Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama sekaligus Juru Bicara Kementerian Pariwisata, Nia Niscaya, mengatakan perubahan pola perjalanan masyarakat membawa dampak positif terhadap pemerataan manfaat ekonomi di sektor pariwisata.
"Selain memperkuat ekonomi nasional, mengurangi arus keluar devisa, dan mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), langkah ini juga mendorong pemerataan manfaat ekonomi pariwisata hingga ke berbagai daerah," kata Nia dikutip dari keterangan tertulis laman resmi Kemenpar pada Selasa, (30/06/2026).
Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, sepanjang Januari hingga April 2026 terdapat 417,06 juta perjalanan wisatawan nusantara, meningkat 1,48 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pada 2025, perjalanan antarkabupaten atau antarkota dalam satu provinsi juga menjadi kontributor terbesar perjalanan wisata domestik dengan porsi 67,7 persen dari total perjalanan nasional.
Menurut Nia, tren tersebut sejalan dengan temuan UN Tourism yang menunjukkan wisatawan kini semakin memilih destinasi yang lokasinya lebih dekat karena lebih mudah diakses, hemat biaya, sekaligus menawarkan beragam pengalaman baru yang belum banyak dieksplorasi.
"Pola ini juga sejalan dengan temuan UN Tourism yang menunjukkan wisatawan cenderung memilih destinasi terdekat karena lebih hemat biaya, mudah diakses, dan menawarkan beragam atraksi yang belum banyak dieksplorasi," sambungnya.
MaiA hingga 95 paket wisata siap temani libur sekolah
Untuk membantu masyarakat merencanakan perjalanan, Kemenpar menghadirkan MaiA, platform berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang dapat memberikan rekomendasi destinasi, menyusun rencana perjalanan, hingga menyesuaikan pilihan wisata berdasarkan kebutuhan dan anggaran.
Selama periode libur sekolah, Kemenpar bersama pelaku industri pariwisata juga menyediakan 95 paket wisata yang melibatkan 40 pelaku industri. Pilihan paket mencakup wisata alam, budaya, bahari, hingga petualangan yang dirancang bagi keluarga maupun pelajar dengan rentang harga yang beragam.
"Destinasi yang ditawarkan antara lain berada di Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Daerah Istimewa Yogyakarta dengan pilihan harga yang dapat disesuaikan dengan kemampuan masing-masing wisatawan," ujar Nia.
Tak hanya itu, Kemenpar bersama Kementerian Perdagangan, HIPPINDO, dan APPBI juga menghadirkan program BINA Holiday & Back to School 2026 yang menawarkan diskon hingga 50 persen melalui sekitar 800 merek, 80 ribu gerai, serta 414 pusat perbelanjaan di 24 provinsi untuk mendukung aktivitas belanja dan wisata selama liburan.
Di akhir paparannya, Nia kembali mengajak masyarakat memanfaatkan teknologi AI untuk menyusun rencana perjalanan.
"Mari rencanakan liburan cara baru #DiIndonesiaAja bersama teman perjalanan digital berbasis AI, MaiA," ujarnya.
Kampung main jadi bagian rangkaian kampanye libur sekolah
Selain menghadirkan paket wisata, layanan digital, dan berbagai promo, kampanye "Liburan Cara Baru #DiIndonesiaAja" juga diperkuat melalui sejumlah rangkaian kegiatan selama musim libur sekolah.
Berdasarkan pemberitaan sejumlah media nasional, salah satu rangkaian tersebut diwujudkan melalui program Liburan ke Kampung Main. Program ini diperkenalkan sebagai alternatif aktivitas wisata yang mengajak masyarakat menikmati pengalaman rekreasi lebih dekat dengan lingkungan sekitar, sejalan dengan semangat kampanye #DiIndonesiaAja yang mendorong eksplorasi destinasi lokal dan peningkatan pergerakan wisatawan nusantara.
Keamanan destinasi dan diskon transportasi ikut disiapkan
Untuk mengantisipasi meningkatnya mobilitas wisatawan selama libur sekolah, Kemenpar memastikan berbagai destinasi telah dipersiapkan dengan menerapkan prinsip Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability (CHSE). Pemerintah juga memperkuat koordinasi lintas sektor, melakukan pemetaan kawasan rawan bencana, serta menyiapkan berbagai modul keselamatan sebagai pedoman bagi pengelola destinasi.
Juru Bicara Kementerian Pariwisata Imam Priyono berharap wisatawan dapat menikmati perjalanan dengan aman dan nyaman.
"Kami berharap setiap wisatawan pulang membawa pengalaman yang menyenangkan, aman, dan menjadi kenangan indah selama berlibur di Indonesia," ucap Imam.
Ia menambahkan, pemerintah telah menyiapkan berbagai pedoman penanganan risiko, termasuk terkait keamanan pangan di destinasi wisata.
"Berbagai modul telah disiapkan, termasuk modul penanganan keracunan pangan, sebagai acuan bagi pengelola destinasi dalam menjaga keamanan dan keselamatan wisatawan," kata Imam.
Sementara itu, Juru Bicara Kementerian Pariwisata Mochamad Achir mengatakan pemerintah juga memberikan stimulus berupa potongan harga transportasi massal untuk mendukung perjalanan wisata selama libur sekolah. Stimulus tersebut mencakup diskon tiket pesawat, kereta api, hingga angkutan laut, dengan sebagian besar berlaku untuk layanan kelas ekonomi sesuai periode yang telah ditetapkan.
"Program ini diharapkan semakin mendorong mobilitas masyarakat sekaligus menggerakkan sektor pariwisata domestik. Namun, sebagian besar diskon berlaku untuk layanan kelas ekonomi sesuai periode yang telah ditetapkan," tutur Achir. (deA/aNs)
Gen Z Takeaway
Libur sekolah kali ini bisa jadi momen buat eksplor tempat-tempat seru tanpa harus keluar banyak biaya atau pergi jauh. Mulai dari memanfaatkan rekomendasi AI MaiA, memilih paket wisata yang sesuai budget, hingga mencoba aktivitas seperti Kampung Main, kampanye #DiIndonesiaAja mengajak masyarakat melihat bahwa pengalaman liburan yang berkesan juga bisa ditemukan di destinasi lokal yang ada di sekitar.







