Jangan Lengah! Kemenhaj Pastikan Kualitas Layanan Jemaah Haji Gelombang ke-2 di Madinah Tetap Optimal

Pewarta: Nur Nadiah Islamiyah
Editor: AR Purba
Minggu, 7 Juni 2026 | 19:03 WIB
Jangan Lengah! Kemenhaj Pastikan Kualitas Layanan Jemaah Haji Gelombang ke-2 di Madinah Tetap Optimal
Wamen Haji Pastikan Kualitas Layanan Jemaah di Madinah Optimal (Kemenhaj)

astakom.com, Jakarta – Wakil Menteri Haji dan Umrah Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, memastikan seluruh fasilitas untuk jemaah haji gelombang kedua di Madinah telah siap. 

Kesiapan ini mencakup sektor pemondokan, konsumsi, transportasi, hingga fasilitas medis.

Jaminan tersebut meluncur usai ia menginspeksi sejumlah pemondokan yang akan menampung jemaah haji Indonesia di Madinah pada Sabtu (6/6/2026).

Fasilitas premium jemaah reguler

Dahnil menyatakan kalau pelaksanaan ibadah haji tahun ini menunjukkan peningkatan kualitas yang cukup signifikan pada sektor akomodasi jemaah reguler Indonesia.

Tercatat sebanyak 16.904 jemaah haji reguler Indonesia bakal menempati penginapan bintang empat dan lima di sekitar Masjid Nabawi. Sejumlah hotel tersebut di antaranya adalah Millennium, Hilton, Makarem, serta Front Taiba, yang biasanya identik dengan paket haji premium.

"Ini adalah salah satu peningkatan layanan yang patut kita syukuri. Untuk pertama kalinya dalam penyelenggaraan Haji di Indonesia, puluhan ribu jamaah tetap dapat menginap di hotel bintang empat dan lima yang berlokasi sangat dekat dengan Masjid Nabawi," tutur Dahnil dikutip oleh astakom pada Minggu, (7/6/2026).

Ia menegaskan kalau naiknya standar pemondokan ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam mendongkrak kenyamanan serta kesejahteraan jemaah selama beribadah di Tanah Suci.

Prioritas lansia & difabel

Hotel-hotel yang memiliki akses terdekat menuju Masjidil Haram bakal diprioritaskan bagi jemaah lansia, penyandang disabilitas, serta jemaah dengan kebutuhan khusus. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi besar pemerintah dalam mewujudkan penyelenggaraan haji yang ramah lansia dan inklusif.

"Kami ingin memastikan bahwa kelompok rentan memiliki akses yang lebih mudah ke fasilitas ibadah dan menikmati kenyamanan yang lebih besar selama berada di Madinah,”ucapnya.

Akses raudhah & ziarah Terjadwal

Tak hanya urusan penginapan, berbagai fasilitas pendukung juga disiapkan guna mempermudah aktivitas jemaah selama di Madinah. Layanan tersebut mencakup fasilitasi ibadah di Raudhah, pelaksanaan salat wajib berjemaah (Arbain), serta tur berpemandu ke berbagai tempat bersejarah.

"Akses ke Rawdah difasilitasi oleh Kantor Operasional Madinah. Demikian pula, kunjungan ke Masjid Quba, Gunung Uhud, dan situs bersejarah lainnya telah diatur untuk memberikan kemudahan bagi para jamaah," ucap Dahnil.

Komitmen standar pelayanan

Dahnil berharap peningkatan fasilitas ini dapat mendongkrak kenyamanan jemaah yang baru saja menyelesaikan seluruh rangkaian puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

"Pelayanan bagi para jamaah haji harus terus ditingkatkan dari tahun ke tahun. Kami berharap berbagai peningkatan yang diperkenalkan tahun ini akan memberikan pengalaman ibadah haji yang lebih nyaman dan bermakna bagi jamaah haji Indonesia," tutupnya.(nAD/aRsp)

Gen Z Takeaway

Glow up pelayanan haji tahun ini beneran nyata! Kapan lagi jemaah reguler bisa ngerasain vibes staycation di hotel bintang 4 dan 5 sekelas Hilton dan Millennium yang super dekat dari Masjid Nabawi. Kerennya lagi, pemerintah menerapkan sistem yang inklusif banget dengan memprioritaskan lansia dan disabilitas di barisan depan akses terbaik, bikin ibadah di Tanah Suci jadi makin aman, nyaman, dan barrier-free.

Kemenhaj Kementerian Haji dan Umrah Jemaah Haji Indonesia Haji 2026

Infografis

Terkini