Anak Buah Prabowo, Darori Bantu Hand Traktor dan Pompa Air, Petani Purbalingga Bersyukur
astakom, Purbalingga – Para petani di wilayah Purbalingga, Jawa Tengah, menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan alat pertanian berupa hand traktor dan pompa
astakom, Purbalingga – Para petani di wilayah Purbalingga, Jawa Tengah, menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan alat pertanian berupa hand traktor dan pompa
astakom, Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan Indonesia sudah menuju ke arah swasembada dan itu bukanlah mimpi semata. Ia menyebut produksi beras d
Kabar baik buat kamu yang peduli dengan masa depan pangan Indonesia, bahwa stok beras Indonesia lagi tinggi-tingginya, inflasi turun drastis, dan swasembada pangan bukan lagi hanya mimpi di siang bolong.
“Bayangkan kalau penyuluh pertanian ini kompak, serempak, rapatkan barisan, semua tugas dilaksanakan, maka kesejahteraan pertanian meningkat, InsyaAllah nanti penyuluh pertaniannya juga kesejahteraannya ikut meningkat,” kata Wamentan Sudaryono.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia tidak boleh lagi bergantung pada belas kasihan bangsa lain. Negeri ini harus bangkit menjadi bangsa yang mandiri dan kuat dalam menghadapi tantangan global.
Presiden bersyukur, saat ini Indonesia bisa bantu negara lain baik dari sisi meteri maupun segi kemanusiaan. “Ini sesuatu yang membanggakan bagi saya. Saya jadi presiden sebuah negara yang bukan minta-minta, tetapi membantu”, tegas Presdien.
Dari kesulitan yang dirasakan masyarakat inilah, TNI berinisiatif membantu mencarikan solusi dalam upaya meningkatkan produksi pertanian dan juga menjaga tingkat kesejahteraan petani.
Duet kompak Mentan dan Wamentan ini tidak bisa dilepaskan dari kejelian Presiden Prabowo Subianto dalam memilih pasangan kerja yang saling melengkapi.
Hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI), menempatkan Mentan Amran sebagai menteri dengan tingkat kepuasan publik tertinggi, yakni sebesar 89,4 persen. Survei dilakukan pada 20–28 Januari 2025 terhadap 1.220 responden di seluruh Indonesia.
Mentan Amran menegaskan dengan pertanian modern, produktivitas bisa dua kali lipat dan biaya produksi dapat ditekan.