Airlangga Bilang Aturan DHE Eksportir Bakal Diperkuat, Begini Bocorannya
astakom.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyampaikan, bahwa aturan devisa hasil (DHE) akan diperkuat. Hal itu disampa
astakom.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyampaikan, bahwa aturan devisa hasil (DHE) akan diperkuat. Hal itu disampa
astakom.com, Jakarta – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa pemerintah akan menjadikan program hilirisasi perkebunan sebagai salah sa
astakom.com, Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan neraca perdagangan Indonesia pada periode Agustus 2025 kembali mencatatkan surplus sebesar USD5,49
astakom.com, Jakarta – Tujuh bulan pertama program penjajakan bisnis (business matching) ekspor produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang diinisiasi K
Bank Indonesia (BI) memaparkan strategi pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu bersaing di pasar global melalui tiga pilar utama.
Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mendorong eksportir nasional untuk terus meningkatkan daya saing produknya, menyusul pemberlakuan tarif resiprokal oleh Amerika Serikat (AS) yang mulai efektif sejak Kamis (7/8) kemarin.
Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Indonesia untuk segera memanfaatkan peluang, setelah rampungnya perjanjian perdagangan Indonesia–European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA).
Pemerintah optimistis bahwa kerja sama ekonomi Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU CEPA) akan menjadi momentum penting bagi peningkatan ekspor nasional, khususnya ke kawasan Uni Eropa.
Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso melaporkan kinerja ekspor Indonesia selama semester I tahun 2025 yang menunjukkan hasil menggembirakan, dimana ekspor nasional tumbuh sebesar 7,70 persen.
Sesmenko Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, menegaskan bahwa kesepakatan dagang antara Indonesia dan AS hanya mencakup ekspor komoditas hasil industri.