Menko Polkam ke Timika Tegaskan Presiden Prabowo Dorong Papua Aman dan Sejahtera
astakom.com, Jakarta — Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman menegaskan pemerintah terus mendorong penyelesaian persoalan di Papua melalui pendekatan keamanan yang berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan. Arahan tersebut disampaikan saat kunjungan kerja di Timika, Papua Tengah.
Dudung menyampaikan, Presiden Prabowo menempatkan stabilitas keamanan sebagai salah satu fondasi penting untuk mempercepat pembangunan di Papua. Karena itu, pemerintah daerah, TNI, Polri, serta kementerian dan lembaga terkait diminta memperkuat koordinasi agar penanganan persoalan di wilayah tersebut tidak berjalan sendiri-sendiri.
Selain menjaga keamanan, pemerintah juga perlu memastikan pembangunan berlangsung inklusif dan mengedepankan pendekatan humanis. Program kesejahteraan pun harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat hingga ke tingkat paling bawah.
“Pesan Bapak Presiden bahwa keamanan pasti akan berdampak langsung kepada kesejahteraan rakyat. Oleh karena itu, diciptakan situasi aman, baik dari pemerintah daerah maupun aparat yang terkait di sini, untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang dikerjakan bersama, berkolaborasi, terkoordinasi, sehingga tidak jalan masing-masing,” tegas Dudung, berdasarkan keterangan yang diterima astakom.com, Rabu (28/10/2026).
Pemerataan pembangunan jadi perhatian
Dudung menekankan bahwa pembangunan Papua tidak cukup hanya berfokus pada wilayah tertentu. Pemerintah harus memastikan program pembangunan menjangkau masyarakat di tingkat bawah secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Untuk mendukung upaya tersebut, Kemenko Polkam bertugas mengoordinasikan kementerian dan lembaga terkait sekaligus memantau perkembangan situasi di berbagai wilayah Papua.
“Pembangunan Papua harus menyusur sampai ke tingkat bawah. Ini yang kita pastikan. Tugas saya mengoordinasikan semua kelembagaan yang terkait untuk melihat sejauh mana perkembangan situasi yang ada di wilayah,” ujarnya.
TNI-Polri diminta tetap berpihak kepada takyat
Dalam arahannya, Dudung turut mengingatkan prajurit TNI dan personel Polri untuk menjaga loyalitas kepada Merah Putih serta menempatkan kepentingan masyarakat di atas kepentingan kelompok.
Ia menegaskan bahwa TNI dan Polri merupakan bagian dari rakyat. Karena itu, setiap pelaksanaan tugas harus berorientasi pada perlindungan, pengayoman, dan keselamatan masyarakat.
“Loyalitaslah kepada Merah Putih. TNI dan Polri berasal dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Jadilah prajurit-prajurit pejuang yang mengutamakan kepentingan umum di atas kepentingan kelompok maupun kepentingan golongan,” tegasnya.
Dudung juga meminta aparat mengedepankan pendekatan humanis dalam menjaga keamanan di Papua. Penanganan terhadap kelompok pengacau keamanan yang mengancam masyarakat perlu disertai langkah persuasif dan dialogis untuk membangun kepercayaan serta merangkul berbagai elemen masyarakat.
Pendekatan tersebut dinilai penting untuk memperkuat persatuan sekaligus mendorong kemajuan Tanah Papua.
“Pesan Bapak Presiden, di samping melaksanakan tugas-tugas terhadap kelompok pengacau keamanan yang selama ini menyakiti masyarakat, yang kedua adalah lakukanlah pendekatan dengan hati. Pendekatan untuk merangkul siapa pun untuk membangun bersama bangsa ini, membangun bersama Tanah Papua agar ke depannya semakin maju dan sukses,” ungkap Dudung.
Bahas karhutla hingga stabilitas Papua Tengah
Kunjungan kerja Dudung diawali dengan kedatangannya di Lanud Yohanis Kapiyau, Timika. Bersama sejumlah pejabat Kemenko Polkam, ia kemudian memimpin rapat melalui telekonferensi dengan Menteri Dalam Negeri serta unsur TNI dan Polri untuk membahas penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Agenda dilanjutkan dengan rapat koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Papua Tengah. Pertemuan tersebut membahas penguatan stabilitas pertahanan dan keamanan serta penyelarasan langkah antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan pemangku kepentingan lainnya.
Koordinasi ini ditujukan untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif sehingga pembangunan dapat berjalan berkelanjutan.
Salurkan bingkisan untuk masyarakat dan personel
Dudung juga mengunjungi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Limau Asri Timur. Dalam agenda tersebut, ia menyerahkan 1.000 bingkisan kepada masyarakat sekaligus meninjau kondisi warga dan upaya penguatan ekonomi kerakyatan di Papua Tengah.
Selanjutnya, Dudung menyambangi Aula Kompleks Batalyon 754/ENK untuk memberikan pengarahan kepada personel TNI-Polri yang bertugas di Papua Tengah. Pengarahan berlangsung secara langsung dan melalui konferensi video, serta disertai penyerahan 1.000 paket bingkisan kepada personel.
Kegiatan tersebut diikuti unsur komando kewilayahan, Kogabwilhan III, Koops TNI Habema, Satgas Elang BIN, Satgas Operasi Damai Cartenz Polri, dan Satgas Mamberamo BAIS.
Dalam pengarahan itu, Dudung kembali menyoroti pentingnya kesamaan visi, profesionalisme, dan kekompakan antarsatuan. Sinergi seluruh unsur diperlukan untuk menjaga kedaulatan negara, mempertahankan stabilitas keamanan, serta melindungi masyarakat Papua.
Rangkaian kunjungan ditutup dengan peninjauan Markas Kogabwilhan III. Melalui agenda ini, Dudung melihat langsung kondisi wilayah, perkembangan pelaksanaan tugas, serta kesiapan dan koordinasi unsur pertahanan dan keamanan dalam menghadapi tantangan di Papua Tengah.
Satukan langkah untuk masa depan Papua
Dudung berharap kunjungan kerja tersebut dapat memperkuat kerja sama antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat. Koordinasi yang solid dinilai menjadi kunci untuk menjaga stabilitas keamanan sekaligus mempercepat pembangunan dan pemerataan kesejahteraan.
Ia menegaskan, seluruh pihak perlu memiliki komitmen yang sama untuk mewujudkan Papua yang aman, damai, maju, dan sejahtera dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Semoga ke depannya, baik pemerintah daerah, TNI, Polri, dan semua elemen yang terkait, bersama-sama berpikiran satu, sepakat untuk Merah Putih, untuk bangsa dan negara,” tuturnya.
Dalam kunjungan tersebut, Dudung didampingi Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Sesmenko Polkam) Letjen TNI Mochammad Hasan, sejumlah deputi Kemenko Polkam, dan para staf khusus Menko Polkam. Turut hadir jajaran Forkopimda Papua Tengah serta Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III Letjen TNI Lucky Avianto. (aLf/aNs)
Gen Z Takeaway
Menko Polkam Dudung Abdurachman menegaskan arahan Presiden Prabowo untuk menyelesaikan persoalan Papua melalui pendekatan keamanan dan kesejahteraan. Pemerintah daerah, TNI, dan Polri diminta memperkuat sinergi, mengedepankan pendekatan humanis, serta memastikan pembangunan menjangkau masyarakat hingga tingkat bawah demi mewujudkan Papua yang aman, damai, dan sejahtera.









