Sambut Kebijakan 2027, 6.000 Guru Madrasah Siap Dibekali Bahasa Inggris Barenf British Council

Penulis: Nur Nadiah Islamiyah
Editor: Anri Syaiful
Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:01 WIB
Sambut Kebijakan 2027, 6.000 Guru Madrasah Siap Dibekali Bahasa Inggris Barenf British Council
Sambut Kebijakan 2027, 6.000 Guru Madrasah Siap Dibekali Bahasa Inggris Barenf British Council [Kemenag]

astakom.com, Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) resmi menggandeng British Council buat merilis program Strengthening English Teaching in Primary Schools through Communities of Practice (STEPS-CoP). Langkah kolaboratif ini hadir demi mengasah dan memoles kapasitas 6.000 guru Madrasah Ibtidaiyah di seluruh Indonesia.

Inisiatif strategis ini jadi amunisi persiapan matang menjelang pemberlakuan bahasa Inggris sebagai mata pelajaran harus diikuti buat murid kelas 3 sampai 6 mulai Juli 2027 mendatang.

Pondasi global

Menteri Agama Nasaruddin Umar menggarisbawahi kalau pengenalan bahasa asing sejak tingkatan sekolah dasar adalah fondasi penting demi mencetak generasi madrasah yang sanggup bersaing di kancah internasional.

“Penerapan Bahasa Inggris di Madrasah Ibtidaiyah bukan sekadar penambahan mata pelajaran, tetapi merupakan bagian dari upaya kami untuk mempersiapkan generasi madrasah agar dapat mengakses pengetahuan global dan berinteraksi dengan dunia yang semakin terbuka, tanpa kehilangan nilai-nilai dan karakter inti mereka,” ungkap pernyataan Menteri saat peluncuran STEPS-CoP di Jakarta dikutip oleh astakom pada Rabu (14/10/2026).

Model pelatihan berkelanjutan

Beda dari agenda bimbingan teknis biasa yang kerap cuma sekali lewat, STEPS-CoP mengusung pendekatan Komunitas Praktik (Community of Practice/CoP) agar proses pengembangan profesionalisme guru berjalan berkelanjutan serta digerakkan langsung oleh sesama pendidik. Di fase awal, sebanyak 68 Pemimpin CoP yang mencakup unsur perguruan tinggi Islam, pengawas madrasah, hingga pusat pelatihan guru bakal dibekali Training of Trainers (ToT). Para fasilitator inilah yang nantinya terjun langsung menggerakkan lingkaran pembelajaran di 34 kabupaten dan kota.

Pemetaan skill lewat EnglishScore

Biar proses up skilling ini tepat sasaran dan enggak one-size-fits-all, program ini memanfaatkan EnglishScore dari British Council serta Alat Penilaian Diri (Self-Assessment Tool/SAT). Lewat instrumen tersebut, pemetaan kemampuan bahasa Inggris dan kecakapan mengajar para guru bisa terukur secara personal.

Wadah belajar yang konsisten ini menjawab dahaga para tenaga pendidik di lapangan.

"Guru tidak hanya membutuhkan pelatihan lain yang berakhir ketika sesi selesai. Kami membutuhkan ruang berkelanjutan untuk membahas tantangan nyata di kelas, berbagi praktik yang berhasil, dan belajar dari sesama pendidik," tutur Septriani Nidi, selaku pengawas sekolah dan fasilitator ToT.

Investasi guru untuk masa depan

Sejalan dengan hal tersebut, Country Director Indonesia sekaligus Regional Director Asia Tenggara British Council, Summer Xia, menegaskan kalau persiapan kebijakan ini berfokus pada penguatan kapasitas guru demi membukakan jalan bagi jutaan anak bangsa.

"Ketika kita berinvestasi pada guru, kita berinvestasi pada peluang yang diciptakan untuk generasi pembelajar di masa depan," jelas Xia.

Director British Council Asia Pasifik, Kate Joyce, yang hadir langsung dari London, menyoroti betapa krusialnya kemitraan ini mengingat besarnya cakupan pendidikan madrasah di tanah air yang menaungi lebih dari 26.800 Madrasah Ibtidaiyah.

Demi melipatgandakan dampak positifnya, Kemenag turut mengajak para pimpinan madrasah, orang tua, hingga masyarakat luas untuk bahu-membahu membangun lingkungan belajar bahasa Inggris yang kondusif sejak dini. Program STEPS-CoP ini diproyeksikan bakal jadi percontohan yang bisa terus diperluas secara bertahap untuk merangkul lebih banyak guru di pelosok Nusantara. (nAD/aNs)

Gen Z Takeaway

Biar siswa madrasah makin siap go international tanpa kehilangan karakter lokal, Kemenag gandeng British Council buat ngelatih 6.000 guru Madrasah Ibtidaiyah di seluruh Indonesia lewat program STEPS-CoP. Menjelang bahasa Inggris wajib di SD/MI mulai Juli 2027, para guru nggak cuma ikut pelatihan sekali lewat, tapi bakal belajar berkelanjutan lewat Komunitas Praktik biar skill ngajarnya makin relevan dan mantap!

British Council Bahasa Inggris kursus bahasa Inggris Kemenag

Infografis

Terkini