UMKM Bali Wajib Naik Kelas! Kemenhaj Gaspol Bikin Uang Haji Putar di Indonesia & Tembus Pasar Global

Editor: Henni Rachma Sari
Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:32 WIB
UMKM Bali Wajib Naik Kelas! Kemenhaj Gaspol Bikin Uang Haji Putar di Indonesia & Tembus Pasar Global
Ilustrasi UMKM. [astakom/Albrianso Wayapen Berlian]

astakom.com, Jakarta - Perputaran dana jumbo dari sektor haji dan umrah bener-bener difokuskan biar nggak numpang lewat doang, tapi wajib banget ngasih impact nyata buat perekonomian Indonesia. Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, dengan tegas ngajak para pelaku UMKM di Bali buat join ke rantai pasok kebutuhan jemaah. Ajakan fresh ini di-drop pas beliau buka acara Expo UMKM dan Ekosistem Haji & Umrah Tahun 2026 di Masjid Agung Sudirman, Denpasar, Sabtu (10/10/2026).

“Presiden Prabowo meminta kami agar perputaran uang di haji dan umrah sebagian bisa tertinggal di Indonesia, bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Indonesia, terutama para pelaku UMKM,” ungkapnya dikutip Rabu (14/10/2026).

Potensi kreativitas Bali jadi main asset buat kuasai pasar haji & umrah

Menhaj nilai kalau vibe budaya, kreativitas, dan inovasi bisnis yang kental di Bali adalah modal powerful buat nyerobot masuk ke ceruk pasar haji dan umrah. Kemenhaj kepengen kebutuhan jemaah makin banyak di-supply dari produk lokal asli, biar bujet belanja haji dan umrah bener-bener jadi fuel buat nggerakin ekonomi domestik.

“Bali bukan saja destinasi wisata, tetapi daerah dengan kekuatan budaya, spiritual, keramahan, dan terutama kreativitas di bidang usahanya. Saya berharap para pelaku UMKM di sini bisa cukup kreatif untuk mengisi ceruk-ceruk pasar haji maupun umrah di Indonesia,” ujar Menhaj.

Buat ngebuka akses pasar yang lebih wide, Kemenhaj lagi gencar ngebangun ekosistem perdagangan digital. Jadi, jemaah nantinya bisa checkout berbagai kebutuhan dan oleh-oleh langsung dari tanah air tanpa harus ribet nenteng barang oversized dari Arab Saudi. Sebagai fun fact, banyak suvenir hits kayak boneka unta atau aneka pakaian jemaah ternyata aslinya buatan UMKM lokal dari Sidoarjo, Tulungagung, sampai Tasikmalaya, lho!

“Kalau kita beli di sini, di Indonesia, tidak ada tambahan biaya pengiriman. Dan yang jelas, uangnya pun tetap berputar di Indonesia. Itulah yang diharapkan oleh Presiden Prabowo,” jelas beliau.

Wajib standar kualitas & dibantu full akses sertifikasi halal

Walaupun peluang cuannya gede banget, para pelaku usaha dituntut buat nggak asal jalan. Menhaj nge-reminder pentingnya quality control yang ketat, stok produksi yang stabil, kontinuitas pasokan, sampai kelengkapan legalitas biar produk UMKM Bali makin pede bersaing di level internasional.

“UMKM Bali yang sangat kreatif harus naik kelas, dari lokal menjadi nasional, dan dari nasional menjadi global. Dorong produk-produk Bali memenuhi standar kualitas,” tegas Menhaj.

Sebagai bentuk support system, peningkatan daya saing ini bakal dikawal langsung lewat Direktorat Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (Ditjen PE2HU), termasuk ngebantu proses percepatan sertifikasi halal biar produknya makin trusted.

“Halal menjadi salah satu hal yang insyaallah akan dibantu oleh Dirjen PE2HU. Kita punya hubungan komunikasi yang sangat bagus dengan badan halal,” tambahnya.

Lewat expo ini, Kemenhaj berharap pelaku UMKM Bali bisa langsung step-in dan ambil bagian di rantai pasok haji-umrah, demi ngebut mewujudkan misi Tri Sukses Haji di bidang kemandirian ekonomi yang berdampak luas buat masyarakat. (RaM)

Gen Z Takeaway

Kemenhaj di bawah komando Menteri Irfan Yusuf lagi on fire mastiin kalau perputaran duit haji dan umrah wajib stay di Indonesia demi nge-boost UMKM lokal sesuai instruksi Presiden Prabowo. 

Kemenhaj UMKM Bali Pasar Global

Infografis

Terkini