Polri Mutasi Sejumlah Pati dan Pamen, Ini Daftar Pergeseran Jabatan Strategisnya
astakom.com, Jakarta – Polri baru aja ngerilis pengumuman penting soal rotasi jabatan besar-besaran buat sejumlah perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen).
Keputusan ini resmi tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2262/X/KEP./2026 tertanggal 12 Oktober 2026. Rolingan kali ini nyangkut banyak posisi strategis di Divisi Hubungan Internasional, Bareskrim Polri, Korbrimob, Lemdiklat Polri, sampai jajaran kepolisian kewilayahan.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir berdasarkan keterangannya di Jakarta, dikutip pada Rabu (14/10/2026), ngejelasin kalau mutasi jabatan ini emang hal wajar dalam dinamika organisasi dan pembinaan karier biar pelaksanaan tugas kepolisian makin gacor.
“Penempatan personel dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi, kompetensi, kapabilitas, serta rekam jejak dan integritas personel. Hal ini diharapkan dapat mendukung pelaksanaan tugas dan tanggung jawab secara optimal,” ujar Johnny.
Pergeseran perwira di Bareskrim dan Lemdiklat Polri
Sejumlah pergeseran jabatan di antaranya Brigjen Pol Herry Dian Dwiharto dari Widyaiswara Utama Tingkat II Sespim Lemdiklat Polri menjadi Analis Kebijakan Utama Bidang NCB/Interpol Divhubinter Polri.
Sementara itu, Brigjen Pol Ade Safri Simanjuntak yang sebelumnya menjabat Dirtipideksus Bareskrim Polri dimutasi menjadi Widyaiswara Kepolisian Tingkat II Sespim Lemdiklat Polri.
Jabatan Dirtipideksus selanjutnya diemban Kombes Pol Suhasto, yang sebelumnya menjabat Pemeriksa Inafis Kepolisian Madya Tingkat I Bareskrim Polri.
Di lingkungan Bareskrim Polri, Kombes Pol Afrisal yang sebelumnya menjabat Penyidik Madya Tingkat II diangkat menjadi Pemeriksa Inafis Kepolisian Madya Tingkat I.
Adapun Kombes Pol Dodi Ruyatman yang sebelumnya menjabat Dirreskrimsus Polda Jawa Timur dimutasi menjadi Penyidik Tindak Pidana Madya Tingkat II Bareskrim Polri.
Mutasi jabatan kewilayahan dan penugasan khusus Korbrimob
Mutasi ini juga nyenggol jabatan di kewilayahan. Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan yang sebelumnya menjabat Kapolresta Banyuwangi dimutasi menjadi Dirreskrimsus Polda Jawa Timur. Jabatan Kapolresta Banyuwangi selanjutnya diemban Kombes Pol Muharman Arta, yang sebelumnya menjabat Kapolresta Pekanbaru.
Sementara itu, Kombes Pol Ronny Riantoko Eppang yang sebelumnya menjabat Perancang Anggaran Madya Tingkat III Stamarena Polri diangkat menjadi Kapolresta Pekanbaru.
Selain itu, Kombes Pol Taufik Nurmandia yang sebelumnya menjabat Dirreskrimsus Polda Jambi dimutasi menjadi Dosen Kepolisian Madya Tingkat III STIK Lemdiklat Polri.
Jabatan Dirreskrimsus Polda Jambi selanjutnya diemban Kombes Pol Yakhob Silvana Delareskha, yang sebelumnya menjabat Kabidseum Pusjarah Polri.
Nggak ketinggalan, ada juga penugasan khusus buat jajaran Korbrimob Polri. Brigjen Pol Deonijiu De Fatima dimutasi sebagai Pati Baintelkam Polri dalam rangka penugasan pada BIN.
Sementara itu, Brigjen Pol Leonardus Simarmata juga dimutasi sebagai Pati Baintelkam Polri dalam rangka penugasan pada BIN. Adapun Kombes Pol Robert Da Costa dan Kombes Pol Dr. Irfan S.D.P. Marpaung dimutasi sebagai Pamen Korbrimob Polri dalam rangka penugasan di luar struktur.
Komitmen pembinaan SDM dan penataan organisasi Polri
Johnny menambahkan, para pejabat yang memperoleh penugasan baru diharapkan segera menyesuaikan diri dan melaksanakan tanggung jawab sesuai dengan tugas masing-masing.
Polri juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada para pejabat sebelumnya atas dedikasi serta pengabdian selama menjalankan tugas. Pengalaman dan kontribusi yang telah diberikan diharapkan dapat terus mendukung pelaksanaan tugas kepolisian di berbagai bidang.
Lewat rolingan dan peremajaan organisasi ini, Polri terus melakukan pembinaan sumber daya manusia dan penataan organisasi guna mendukung pelaksanaan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, serta perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik buat masyarakat. (aLf/aNs)
Gen Z Takeaway
Rotasi besar-besaran Polri kali ini bukan sekadar pergantian posisi, tetapi juga bagian dari penataan organisasi dan pengembangan karier personel. Sejumlah jabatan strategis di Bareskrim, Divhubinter, Lemdiklat, hingga kepolisian daerah mengalami pergeseran dengan mempertimbangkan kompetensi, integritas, dan kebutuhan organisasi. Lewat penyegaran ini, Polri diharapkan makin optimal dalam menegakkan hukum, menjaga keamanan, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.









