Timur Tengah Memanas, Kemenhaj Bocorkan Kondisi Terkini Jemaah Umrah Indonesia di Saudi

Editor: Henni Rachma Sari
Selasa, 13 Oktober 2026 | 12:31 WIB
Timur Tengah Memanas, Kemenhaj Bocorkan Kondisi Terkini Jemaah Umrah Indonesia di Saudi
Wamenhaj Desak Kesiapan Total Sambut Jemaah Haji Pasca-Armuzna di Madinah (Kemenhaj)

astakom.com, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mastiin kalau sampai detik ini nggak ada jemaah umrah asal Indonesia yang terdampak langsung sama dinamika keamanan yang lagi panas di kawasan Timur Tengah. Pemerintah lantas ngeluarin imbauan serius buat seluruh jemaah yang lagi ada di Arab Saudi supaya tetep waspada tingkat tinggi dan selalu ngeprioritasin keselamatan selama khusyuk ngejalanin ibadah.

Faktor keselamatan jemaah umrah Indonesia bener-bener ditaruh di posisi nomor satu. Berdasarkan laporan terkini yang diterima pemerintah, rangkaian ibadah di Tanah Suci sejauh ini masih berjalan on track sebagaimana mestinya.

Wajib stay safe: batasi mobilitas dan fokus ibadah di Makkah-Madinah

Buat ngantisipasi segala skenario terburuk, para jemaah diminta buat tetep santai tapi keep alert, serta manfaatin waktu buat fokus penuh ke ibadah di Makkah dan Madinah. Jemaah juga diwanti-wanti buat nunda perjalanan yang nggak krusial ke luar wilayah tersebut, patuh banget sama instruksi otoritas lokal, ngejauhi area-area rawan, dan aktif koordinasi bareng pihak travel masing-masing.

Juru Bicara Kemenhaj, Ichsan Marsha, negasin kalau pihaknya bareng Kementerian Luar Negeri dan KBRI Riyadh gercep ngecek data jemaah secara menyeluruh. "Berdasarkan data yang terdaftar di sistem kami, hingga Minggu, 11 Oktober 2026, total ada 37 jemaah yang berangkat dan pulang melalui Bandara Internasional King Khaled, Riyadh. Berdasarkan komunikasi yang kami jalin bersama dengan Kementerian Luar Negeri serta KBRI Riyadh, alhamdulillah tidak ada jemaah umrah yang menjadi korban dalam serangan tersebut," tegas Ichsan di Jakarta, Senin (12/10/2026).

Spill info buat calon jemaah: wajib cek jadwal flight dan jangan panik

Buat boomer atau keluarga jemaah di Tanah Air, diimbau buat tetep tenang, jaga komunikasi intens sama pihak keluarga di Saudi, dan stop asal sebar info hoaks yang belum valid. Rujukan berita wajib banget ngandelin kanal resmi dari Kemenhaj, Kemenlu, KBRI Riyadh, KJRI Jeddah, atau otoritas Arab Saudi.

Sementara itu, buat calon jemaah yang jadwal terbangnya udah dekat, Kemenhaj ngingetin biar double checkstatus flight dan kesiapan trip langsung ke pihak travel langganan, plus rajin pantau update instruksi resmi pemerintah sebelum mutusin buat berangkat.

Instruksi tegas buat travel PPIU: wajib kawal ketat keamanan jemaah

Langkah preventif juga digeber ke seluruh Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) alias pihak travel. Kemenhaj ngasih instruksi keras supaya agen perjalanan mandangin keselamatan jemaah sebagai harga mati.

Pihak travel diminta buat stand by mantau kondisi kliennya, nyiapin backup pendampingan, gercep ngasih info kalau ada reschedule jadwal beserta solusinya, serta mastiin nomor darurat petugas gampang dihubungi kapan pun jemaah butuh help. "Tetap tenang, tetap waspada, dan utamakan keselamatan. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala melindungi seluruh jemaah dan melancarkan ibadah serta perjalanan mereka," pungkas Ichsan. (RaM)

Gen Z Takeaway

Kemenhaj resmi mastiin jemaah umrah asal Indonesia di Arab Saudi aman terkendali dan nggak ada yang jadi korban di tengah panasnya situasi Timur Tengah. Pemerintah bareng pihak travel gercep ngawal keamanan, ngasih imbauan buat stay safe fokus ibadah di Makkah-Madinah, dan minta keluarga di rumah buat tetep tenang anti panik.

Kemenhaj Arab Saudi Konflik Timur Tengah Bandara Riyadh Diserang Houthi

Infografis

Terkini