Momen Mensos Ajak Siswa Sekolah Rakyat Ikrar Anti-Kekerasan

Penulis: A. Cuwantoro
Editor: Anri Syaiful
Selasa, 13 Oktober 2026 | 11:02 WIB
Momen Mensos Ajak Siswa Sekolah Rakyat Ikrar Anti-Kekerasan
Mensos Gus Ipul saat meninjau langsung SRT 4 DKI Jakarta pada Minggu (11/10/2026) malam.

astakom.com, Jakarta — Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengajak ratusan siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 4 DKI Jakarta mengikrarkan komitmen bersama untuk menolak segala bentuk perundungan (bullying), kekerasan, dan sikap intoleransi. Inisiatif ini menjadi upaya krusial dalam menanamkan nilai-nilai persaudaraan, toleransi, dan saling menghormati di lingkungan pendidikan.

Ajakan tersebut disampaikan Gus Ipul saat meninjau langsung SRT 4 DKI Jakarta pada Minggu malam, 11 Oktober 2026. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Kepala Sekolah SD Regut Sutrasto, Kepala Sekolah SMP Kundriyah, dan Kepala Sekolah SMA Ratu Mulyanengsih.

Ikrar bersama menolak perundungan dan menyongsong Indonesia Emas 2045

Di hadapan para siswa, Gus Ipul menegaskan bahwa keberagaman latar belakang, suku, keyakinan, maupun kebiasaan di lingkungan sekolah tidak boleh menjadi alasan untuk membeda-bedakan sesama teman.

“Macam-macam latar belakang, keyakinan, suku, dan kebiasaannya. Tapi kita semua ini adalah saudara satu bangsa, yaitu bangsa Indonesia. Ada teman-teman yang muslim dan non-muslim, gabung di sini, saling memperkuat, saling merangkul,” ujar Gus Ipul, dikutip dari laman Kemensos pada Senin (12/10/2026).

Gus Ipul kemudian memandu ratusan siswa membacakan ikrar bersama secara serempak. Para siswa berkomitmen untuk tidak melakukan kekerasan, menghormati guru dan orang tua, menyayangi sesama teman, serta menumbuhkan rasa cinta tanah air. Dalam ikrar tersebut, mereka juga menyatakan kesiapan menjadi generasi emas Indonesia 2045 serta menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas kesempatan memperoleh pendidikan yang layak.

Kunci sukses disiplin dan tanggung jawab fasilitas sekolah

Selain penanaman nilai persaudaraan, Mensos menekankan pentingnya membiasakan sikap disiplin dalam kehidupan sehari-hari sebagai fondasi utama meraih cita-cita di masa depan.

“Apapun nanti yang kalian pilih, mau jadi akademisi, pekerja terampil, atau pengusaha, kunci sukses itu satu, yaitu disiplin,” tegasnya. Ia menjelaskan bahwa disiplin dapat dimulai dari hal-hal sederhana seperti bangun tepat waktu, beribadah, belajar, hingga menjaga kebersihan lingkungan.

Gus Ipul turut mengajak seluruh siswa untuk aktif merawat dan menjaga fasilitas gedung permanen Sekolah Rakyat agar tetap bersih dan nyaman digunakan bersama.

Unjuk bakat dan ekstrakurikuler siswa

Kunjungan Mensos malam itu turut dimeriahkan oleh berbagai atraksi seni dan olahraga dari kegiatan ekstrakurikuler siswa. Dipandu oleh Jasmia selaku pembawa acara, rangkaian acara dibuka dengan penampilan Tari Piring oleh lima siswa, dilanjutkan atraksi pencak silat dan demonstrasi ketangkasan karate.

Kelompok paduan suara juga tampil memukau membawakan lagu You Raise Me Up dan Perahu Retak. Libo, anak asal Papua yang sempat viral di media sosial dan kini mengenyam pendidikan di Sekolah Rakyat Bekasi, turut bergabung dalam paduan suara tersebut. Acara ditutup dengan penampilan merdu Viona, siswi kelas 10 yang membawakan lagu Zapin Melayu. (ACwan/aNs)

Gen Z Takeaway 

No more bullying & stay tolerant! Mensos Gus Ipul turun langsung ke SRT 4 DKI Jakarta buat ajak ratusan siswa ikrar anti-perundungan dan anti-kekerasan. Selain diajarin disiplin biar siap jadi Generasi Emas 2045, para siswa juga unjuk kebolehan lewat tari piring, silat, karate, sampai paduan suara bareng Libo Papua. Positive vibes banget!

sekolah rakyat Ikrar Anti-Kekerasan SRT 4 DKI Jakarta

Infografis

Terkini