Menhan Dukung Presiden Prabowo Perkuat Kerja Sama Pertahanan Indonesia-Mesir

Penulis: Alfian Tegar
Editor: Henni Rachma Sari
Senin, 12 Oktober 2026 | 15:02 WIB
Menhan Dukung Presiden Prabowo Perkuat Kerja Sama Pertahanan Indonesia-Mesir
Presiden Prabowo Subianto bersama Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi dan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih dan Pejabat Menteri Mesir melakukan perundingan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (11/10/2026). [Timpres]

astakom.com, Jakarta - Langkah Presiden Prabowo Subianto dalam mempererat hubungan internasional kembali menuai dukungan penuh. 

Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menyatakan dukungannya terhadap rencana Presiden Prabowo memperkuat kerja sama di bidang pertahanan bersama Presiden Mesir, Abdel Fattah El-Sisi.

Kerja sama bilateral ini dinilai menjadi momentum krusial untuk memperkuat pertahanan nasional sekaligus menjaga stabilitas global.

"Kerja sama ini diharapkan semakin memperkuat kemampuan pertahanan kedua negara sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi perdamaian, stabilitas, dan keamanan kawasan," ungkap Sjafrie dalam unggahan akun instagramnya @sjafrie.sjamsoeddin, dikutip di Jakarta, Senin (12/10/2026).

Hasil kerja sama: latihan tempur hingga industri pertahanan

Menhan Sjafrie menjelaskan bahwa kolaborasi ini membawa banyak benefit bagi Indonesia. Selain mempererat diplomasi, kerja sama ini juga berpotensi mendongkrak kualitas militer Indonesia melalui program latihan tempur bersama militer Mesir.

"Indonesia dan Mesir sepakat untuk memperkuat kerja sama industri pertahanan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan latihan bersama, serta pertukaran pengalaman dan keahlian," ujar Sjafrie.

Sjafrie berharap kerja sama ini dapat terjalin dengan baik agar bisa memberikan hasil yang maksimal bagi kekuatan militer ke dua belah negara.

Fokus utama Presiden Prabowo dan El-Sisi di bidang militer

Senada dengan Menhan, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia dan Mesir telah sepakat untuk saling bahu-membahu membangun kapasitas militer dan industri pertahanan.

"Kami sepakat untuk meningkatkan kerja sama khususnya di bidang industri pertahanan dan peningkatan kapasitas melalui pendidikan dan latihan-latihan bersama serta pertukaran kunjungan antara pimpinan dan para pakar kita," kata Presiden Prabowo dalam pernyataan bersama dengan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (11/10/2026).

Penguatan sektor pertahanan ini menjadi salah satu pilar utama dalam pertemuan kedua pemimpin negara untuk memperkokoh kemitraan strategis RI-Mesir. Selain agenda pendidikan dan latihan, pertukaran kunjungan para pejabat serta pakar militer juga akan diintensifkan.

Apresiasi untuk Mesir atas misi perdamaian PBB

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Mesir. 

Mesir dinilai sangat membantu dalam memberikan fasilitas bagi kapal-kapal TNI Angkatan Laut yang tengah menjalankan misi pemeliharaan perdamaian PBB di kawasan Timur Tengah.

"Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi terhadap dukungan Mesir dalam membantu dan memberi fasilitas kebutuhan kapal-kapal TNI Angkatan Laut kita yang bertugas menjalankan misi pemeliharaan perdamaian PBB di kawasan Timur Tengah," ujar Presiden.

Presiden menegaskan bahwa seluruh poin kesepakatan ini merupakan bukti nyata dari komitmen kedua negara.

"Kesepakatan-kesepakatan ini merupakan wujud komitmen bersama untuk terus memperkuat kemitraan strategis Indonesia-Mesir," tutur Presiden Prabowo. (aLf/RaM)

Gen Z Takeaway

Kerja sama pertahanan Indonesia-Mesir bukan cuma soal memperkuat militer, tetapi juga membuka ruang untuk transfer pengetahuan, latihan bersama, hingga pengembangan industri pertahanan. Langkah ini sekaligus mempertegas kemitraan strategis kedua negara dalam menjaga stabilitas dan perdamaian kawasan.

Presiden Prabowo Prabowo Subianto Menteri Pertahanan Menhan Sjafrie Sjamsoeddin

Infografis

Terkini